wartapedia.co.id, BALIKPAPAN – Pentingnya sinkronisasi antara perencanaan dan pelaksanaan pembangunan lebih ditekankan Komisi III DPRD Kota Balikpapan saat pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Balikpapan.
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, H. Yusri, usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Bappeda Litbang di Kantor DPRD Balikpapan, Senin (22/6/2026).
Menurut Yusri, Bappeda memiliki peran strategis sebagai instansi yang bertanggung jawab terhadap perencanaan pembangunan kota. Karena itu, pihaknya meminta agar seluruh perencanaan disusun secara matang dan maksimal agar hasil pelaksanaan di lapangan sesuai dengan konsep awal yang telah dirancang.
“Bappeda ini bagian dari perencanaan kota. Kita minta betul-betul perencanaannya dimaksimalkan dan dibuat sebaik mungkin. Jangan sampai antara perencanaan dengan eksekusi di lapangan berbeda,” ujarnya.
Ia menilai selama ini masih ditemukan sejumlah program pembangunan yang dalam perencanaannya terlihat baik, namun hasil pelaksanaannya berbeda dengan konsep yang telah disusun sebelumnya.
“Kita bisa lihat kadang perencanaannya seperti ini, tetapi yang terjadi di lapangan berbeda. Mungkin ada hal-hal teknis yang belum diketahui, namun kita berharap itu bisa diperbaiki pada perubahan berikutnya maupun tahun depan,” katanya.
Dalam pembahasan RKPD 2027 tersebut, Komisi III juga menyoroti persoalan banjir yang masih menjadi prioritas utama pembangunan Kota Balikpapan.
Menurut Yusri, penanganan banjir harus menjadi fokus karena sejalan dengan visi dan misi Wali Kota Balikpapan.
“Prioritas utama tetap masalah banjir, karena itu bagian dari visi misi Pak Wali Kota,” tegasnya.
Ia menambahkan, sebagai lembaga perencana, Bappeda Litbang memiliki tanggung jawab penting dalam menyusun program penanganan banjir yang terukur dan tepat sasaran agar dapat direalisasikan secara optimal oleh organisasi perangkat daerah terkait.
Sementara itu, terkait pembangunan rumah sakit, Yusri mengakui tidak membahas secara khusus dalam RDP kali ini karena penanganannya telah berada dalam ranah Sekretaris Daerah (Sekda).
“Saya berharap melalui pembahasan RKPD 2027 ini, seluruh program pembangunan ke depan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (W/ADV/SR)




