AdvertorialDPRD PPU

Bijak Soroti Minimnya Langkah Pemda dalam Program Tenaga Kerja

wartapedia.co.id, Penajam – Janji peningkatan penyerapan tenaga kerja kembali disorot DPRD Penajam Paser Utara (PPU). Anggota DPRD PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani, menilai pemerintah daerah belum menunjukkan langkah konkret untuk memenuhi komitmen yang pernah disampaikan pada masa Pilkada, terutama terkait penciptaan lapangan kerja baru yang seharusnya menjadi prioritas di tengah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Bijak mengingatkan bahwa isu tenaga kerja bukan sekadar program kampanye, tetapi kebutuhan mendesak masyarakat PPU. Dengan jumlah penduduk produktif yang terus meningkat dan kompetisi kerja yang makin terbuka sejak hadirnya IKN, ia menyebut Pemda harus bergerak cepat dan terukur.

“Pada masa Pilkada, salah satu program unggulan adalah penyerapan tenaga kerja. Tetapi sampai sekarang saya belum melihat langkah nyata dari Pemda,” katanya.

Ia menilai absennya terobosan daerah semakin terasa ketika pemerintah pusat justru meluncurkan target ambisius mengenai ketersediaan lapangan kerja. Dalam dokumen perencanaan nasional, pemerintah menargetkan penciptaan 19 juta lapangan pekerjaan hingga beberapa tahun ke depan.

Target ini dirancang sebagai bagian dari strategi nasional untuk menghadapi bonus demografi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Padahal program pusat menargetkan ketersediaan 19 juta lapangan pekerjaan,” lanjutnya.

Bijak menegaskan bahwa target nasional tersebut seharusnya menjadi peluang bagi PPU sebagai daerah penyangga IKN. Dengan banyaknya proyek strategis, masuknya investor, serta pembangunan infrastruktur secara masif, daerah memiliki kesempatan besar untuk mengintegrasikan program pusat dengan kebutuhan lokal — termasuk menempatkan masyarakat PPU sebagai tenaga kerja prioritas.

Namun kesempatan itu, menurut Bijak, belum ditangkap dengan baik oleh Pemda.

“Seharusnya pemerintah daerah menyambut peluang ini sebagai bagian dari hierarki pembangunan nasional,”tegasnya. (W/ADV/SR)