AdvertorialDPRD KALTIM

DPRD Kaltim Desak Transparansi Anggaran Penanganan Banjir di Balikpapan

wartapedia.co.id, SAMARINDA – Isu banjir kembali mencuat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Balikpapan 2025–2029. Anggota DPRD Kalimantan Timur, Yusuf Mustafa, menyoroti efektivitas sekaligus transparansi anggaran yang digunakan pemerintah kota dalam mengatasi persoalan tersebut.

Menurut Yusuf, penanganan banjir di Balikpapan memang menunjukkan progres. Beberapa titik yang sebelumnya rawan genangan kini mulai teratasi. Ia pun memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah konkret yang telah dilakukan Pemerintah Kota.

“Saya akui ada kemajuan. Beberapa kawasan yang dulunya selalu banjir sekarang sudah tidak lagi. Ini harus diapresiasi sebagai hasil kerja nyata,” ujar Yusuf dalam sesi Musrenbang.

Namun demikian, politisi asal Fraksi Golkar itu menekankan pentingnya akuntabilitas dalam penggunaan anggaran. Ia mempertanyakan jumlah dana yang sudah dikeluarkan sekaligus efektivitas penggunaannya.

“Kita ingin tahu, seberapa besar anggaran yang sudah diserap untuk penanggulangan banjir. Transparansi ini penting agar masyarakat juga bisa menilai sejauh mana masalah ini ditangani,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Balikpapan, Yusuf menyatakan komitmennya untuk ikut mencarikan solusi apabila alokasi anggaran saat ini masih belum mencukupi.

“Kalau memang dana yang tersedia belum cukup, kami siap mendukung. Kita akan cari jalan keluar agar masalah ini bisa diselesaikan bersama,” tambahnya.

Ia juga menyinggung posisi strategis Balikpapan sebagai kota besar di Kaltim, terlebih dengan terpilihnya Rudy Mas’ud putra asli Balikpapan sebagai Gubernur Kalimantan Timur.

“Dengan Gubernur saat ini berasal dari Balikpapan, tentu kami berharap perhatian lebih bisa diberikan. Ada 10 anggota DPRD Kaltim dari dapil Balikpapan yang siap bahu membahu untuk kepentingan kota ini,” pungkas Yusuf.

Isu banjir memang menjadi salah satu tantangan utama pembangunan di Balikpapan. Dengan dukungan lintas lembaga dan sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif, diharapkan penanganan ke depan bisa lebih cepat dan tepat sasaran. (W/ADV/SR).