wartapedia.co.id, SAMARINDA – Program umrah dan perjalanan religi gratis bagi marbot dan penjaga rumah ibadah di Kalimantan Timur mulai menunjukkan progres nyata. Percepatan pelaksanaan program ini disambut positif oleh DPRD Kaltim, seiring adanya penyesuaian anggaran menyusul instruksi Presiden terkait peralihan kepala daerah.
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi dalam merealisasikan program yang menjadi bagian dari janji politik Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji tersebut.
“Bersyukur, program Gratispol dan Jospol bisa dijalankan lebih awal tahun ini. Artinya ada komitmen nyata untuk menyejahterakan para penjaga rumah ibadah,” kata Sarkowi, Kamis (26/62025).
Ia menjelaskan bahwa program ini sedang berjalan melalui proses seleksi yang cukup ketat. Dari hasil penelusurannya, Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Kaltim telah membentuk tim verifikasi yang bertugas menyaring calon penerima berdasarkan data pengabdian mereka sebagai marbot atau penjaga rumah ibadah.
“Setiap calon harus mengisi biodata dan mencantumkan masa pengabdian. Itu menjadi bagian dari seleksi administratif,” jelasnya.
Meski begitu, Sarkowi tidak menutup mata terhadap potensi penyimpangan yang mungkin terjadi dalam proses seleksi. Ia menyatakan bahwa DPRD akan terus melakukan pengawasan agar program ini benar-benar tepat sasaran.
“Kalau nanti terbukti ada permainan, ya harus dievaluasi. Ini program baik, jangan sampai dicederai oleh kepentingan pribadi,” tegas legislator Partai Golkar itu.
DPRD Kaltim berharap program perjalanan religi gratis ini dapat berjalan secara transparan, berkelanjutan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang selama ini mengabdi tanpa pamrih di tempat-tempat ibadah. (W/ADV/SR).




