wartapedia.co.id, PENAJAM – Langkah untuk memperkuat pembentukan karakter bangsa melalui pendidikan semakin diutamakan di Penajam Paser Utara (PPU). Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, Wakidi, menyatakan dukungan penuh DPRD terhadap rencana Pemerintah Daerah PPU untuk masifkan Sekolah Laboratorium Pancasila (SLP) di wilayahnya.
Wakidi menegaskan bahwa langkah ini adalah investasi penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan memiliki kecintaan yang kuat terhadap Pancasila sebagai ideologi Negara.
“Kami memberikan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Daerah PPU untuk masifkan SLP. Ini langkah strategis dalam memperkuat pondasi ideologi Pancasila di kalangan pelajar, serta mendukung terbentuknya karakter bangsa yang berkualitas,” ungkap Wakidi.
Menurut Wakidi, SLP merupakan lembaga pendidikan yang berfokus pada pembelajaran dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kurikulum yang terintegrasi dan metode pembelajaran yang interaktif, SLP bertujuan untuk membentuk sikap, perilaku, dan kepribadian yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
“Sekolah Laboratorium Pancasila memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Di SLP, pelajar tidak hanya belajar tentang Pancasila secara teoritis, tetapi juga diberikan pengalaman langsung dalam mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wakidi menekankan bahwa SLP bukan hanya sekadar tempat belajar, tetapi juga merupakan wadah untuk mengembangkan potensi dan bakat para pelajar. Ia menyebutkan bahwa di SLP, setiap pelajar didorong untuk menjadi pemimpin yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan Negara.
“Di SLP, para pelajar diajarkan untuk menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dan berintegritas. Mereka didorong untuk mengembangkan potensi dan bakat mereka, serta menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat dan Negara,” tambahnya.
Wakidi juga menyoroti pentingnya peran guru dan tenaga pendidik yang berkualitas dalam kesuksesan SLP. Menurutnya, guru-guru di SLP harus memiliki dedikasi yang tinggi dalam menyampaikan nilai-nilai Pancasila kepada para siswa dan mampu menjadi teladan yang baik bagi mereka.
“Peran guru sangat krusial dalam membentuk karakter pelajar. Guru-guru di SLP harus menjadi teladan yang baik dan memiliki kompetensi yang tinggi dalam menyampaikan nilai-nilai Pancasila kepada para siswa,” katanya.
Selain itu, Wakidi juga menekankan pentingnya kerjasama antara Pemerintah Daerah, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung operasional dan pengembangan SLP. Ia mengajak semua pihak untuk bersatu padu dalam memastikan bahwa SLP dapat berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi yang nyata bagi pembentukan karakter generasi muda. (W/Adv/I)




