wartapedia.co.id, PENAJAM – Anggota Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Arif Albar, menegaskan dukungannya untuk menyediakan akses air bersih dan fasilitas penunjang lainnya bagi masyarakat di sekitar Pantai Nipah-nipah.
Permintaan ini muncul setelah dialog bersama warga di Kelurahan Nipah-nipah, yang mendesak pengadaan air bersih di daerah tersebut.
“Masyarakat di pantai itu minta pengadaan air bersih, jadi kalau bisa diusulkan. Kalau memang sulit akses air ke sana, ya sumur bor bisa menjadi opsi,” tutur Arif Albar.
Meskipun Pantai Nipah-nipah bukan aset milik Pemda PPU, Muhammad Arif Albar berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.
“Terpenting, ada lahan untuk sumur bor itu karena yang paling utama itu nanti harus ada tempatnya dan tidak bermasalah,” jelasnya.
Selain air bersih, masyarakat juga menginginkan pintu gerbang untuk mengontrol arus pengunjung, demi menjaga keamanan terutama pada malam hari.
“Kemudian juga terkait pembuatan pintu gerbang pantai, boleh saja diusulkan di Kelurahan untuk papan gerbang masuk ke pantai wisata itu,” ujarnya.
Arif Albar menekankan pentingnya kerjasama warga dalam menyiapkan persyaratan hibah tempat pemasangan gerbang, mengingat lahan tersebut masih milik pribadi.
“Karena dulu juga sudah pernah dibuat, tetapi ada pro dan kontra dari masyarakatnya,” terangnya.
Fisik pintu gerbang tidak hanya sebagai pembatas, tetapi juga sebagai upaya pengamanan dan pengawasan.
“Mesti dimusyawarahkan dengan baik dulu dan harus menyiapkan dokumen-dokumen hibahnya, jangan sampai nanti setelah dibuat itu ada masalah lagi,” pungkasnya. (W/Adv/I)




