AdvertorialDPRD PPU

DPRD PPU Dukung Tapera untuk Kepemilikan Rumah Pekerja di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

wartapedia.co.id, PENAJAM – Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) menjadi sorotan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebagai solusi potensial bagi kesejahteraan pekerja. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, Syahrudin M Noor, menyampaikan dukungannya terhadap Tapera yang dirancang untuk memberikan kepastian kepemilikan rumah bagi para pekerja.

Meski begitu, ia juga mengakui bahwa program ini membutuhkan perbaikan agar lebih efektif dan tidak memberatkan pekerja.

Syahrudin menyoroti kondisi pekerja saat ini yang sering kali dihadapkan pada ketidakpastian, terutama saat mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Kondisi saat ini kan para pekerja itu kasian, mungkin nanti di tengah jalan dia sudah di PHK tapi tidak punya apa-apa dan bingung mau ke mana karena tidak punya rumah,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa ketidakpastian ini membuat program seperti Tapera menjadi sangat penting untuk memberikan rasa aman dan stabilitas bagi para pekerja.

Lebih lanjut, Syahrudin menjelaskan bahwa Tapera dapat memberikan jaminan kepemilikan rumah bagi pekerja, yang merupakan langkah positif dalam meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Tetapi dengan adanya Tapera ini ada jaminan lah untuk kepemilikan rumah bagi mereka masyarakat pekerja. Menurut saya bagus, tetapi mungkin formulasinya saja yang perlu digodok, kalau dia memberatkan pekerja yah dikurangi persentasinya,” jelasnya.

Ia menyarankan agar formula kontribusi dalam Tapera disesuaikan sehingga tidak menjadi beban tambahan bagi pekerja.

Selain itu, Syahrudin juga menekankan pentingnya pengelolaan yang transparan dan akuntabel dalam program Tapera. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada siapa yang mengelolanya dan bagaimana pengelolaan tersebut dilakukan.

“Itu bagus saja karena bukan dikelola swasta, itu kan kepemilikan rumah sebenarnya itu, dan banknya ada sendiri. Saya setuju kalau diupayakan agar masyarakat pekerja ini bisa dapat rumah semua kalau itu sasarannya,” tambahnya.

Syahrudin mendukung penuh program ini asalkan dikelola dengan baik dan benar, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para pekerja.

Program Tapera di PPU diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam menyediakan solusi perumahan bagi pekerja. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, pengusaha, dan pekerja, serta pengelolaan yang transparan dan akuntabel, Tapera dapat menjadi langkah signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja di PPU.

Syahrudin berharap bahwa dengan adanya Tapera, para pekerja di PPU dapat menikmati masa depan yang lebih sejahtera dengan memiliki rumah sendiri. Program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat PPU secara keseluruhan, terutama dalam hal stabilitas ekonomi dan sosial.

Dengan komitmen dan kerjasama yang kuat antara semua pihak, Tapera dapat menjadi bagian penting dari upaya PPU untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pekerja di wilayahnya. (W/Adv/I)