AdvertorialDPRD PPU

DPRD PPU Nilai Sawit Masih Prospektif dan Berperan Penting bagi DBH Daerah

wartapedia.co.id, Penajam – Sektor perkebunan sawit dinilai tetap menjadi komoditas strategis bagi perekonomian Penajam Paser Utara (PPU) dalam beberapa tahun ke depan. Wakil Ketua I DPRD PPU, Syahrudin M Noor, menyebut bahwa perkembangan pasar dan kontribusi sawit terhadap pendapatan daerah masih cukup kuat untuk dijadikan andalan, terutama dalam konteks Dana Bagi Hasil (DBH).

Berbicara mengenai arah kebijakan perkebunan, Syahrudin menegaskan bahwa sawit masih memiliki peluang besar untuk dikelola sebagai komoditas unggulan. Meski menghadapi gejolak harga dan persoalan tata kelola, ia menilai potensi ekonomi sawit tetap menjanjikan.

“Saya kira 5 sampai 10 tahun ke depan, sawit masih layak untuk dikembangkan,” ujarnya.

Menurutnya, pandangan tersebut bukan sekadar optimisme, tetapi berdasarkan tren pemanfaatan kelapa sawit yang semakin luas. Selain industri minyak goreng dan oleokimia, produk turunan sawit kini banyak digunakan dalam industri pangan, kosmetik, biofuel, hingga energi terbarukan.

Permintaan global yang terus berkembang menjadikan sawit salah satu komoditas yang memiliki pasar stabil dalam jangka menengah.

Syahrudin menambahkan bahwa sawit tidak hanya berkontribusi pada ekonomi petani, tetapi juga pada pendapatan daerah melalui Dana Bagi Hasil (DBH). Komoditas ini merupakan salah satu penyumbang terbesar bagi penerimaan fiskal daerah penghasil, termasuk PPU.

“Sawit ini juga salah satu penyumbang besar Dana Bagi Hasil (DBH),” lanjutnya.

Ia menilai, keberadaan DBH sawit membantu daerah dalam meningkatkan kapasitas fiskal, terutama pada sektor pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan masyarakat. Namun, ia mengingatkan bahwa optimalisasi pendapatan daerah dari sektor sawit hanya dapat tercapai jika tata kelola benar-benar dibenahi. (W/ADV/SR)