wartapedia.co.id, PENAJAM – Ketua Panitia Khusus I DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Sariman, mengungkapkan beberapa kekhawatiran penting terkait dengan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang terbaru.
Isu utama yang dia soroti adalah kebijakan pembangunan infrastruktur dan perubahan penggunaan lahan yang dianggap kurang menguntungkan bagi warga lokal.
“Kemudian yang saya lihat di Perda RTRW yang kemarin itu, pemerintah tidak memprioritaskan lagi jembatan Nipah-nipah-Balikpapan (Semayang) karena mereka lebih memprioritaskan lewat jembatan pulau balang,” kata Sariman.
Sebagai respons, Sariman mendorong pemerintah untuk kembali mempertimbangkan rencana pembangunan jembatan Nipah-nipah-Semayang.
“Padahal, kalau kita yang di PPU sebelah sini ke Pulau Balang itu jauh. Maka, di samping itu kita prioritaskan, kita juga ingin mengangkat jembatan Nipah-nipah-Semayang. Sehingga nanti dengan adanya IKN ini, pasti pendatang akan banyak ke Balikpapan dan PPU,” jelas Sariman, menunjukkan kebutuhan akan infrastruktur yang lebih mendukung mobilitas regional.
Perubahan penggunaan lahan juga menjadi topik diskusi utama, khususnya transformasi dari wilayah perkebunan menjadi area permukiman.
“Kemudian bagaimana perubahan wilayah perkebunan nantinya. Lalu sepanjang jalan ini kan dulu masih wilayah perkebunan dan pertanian, ada keluhan dari notaris karena ini sudah jadi perumahan, enggak bisa dijadikan hak milik kadang karena dianggap wilayah perkebunan,” tambahnya.
Mengatasi kesulitan dalam mengubah status lahan memerlukan penyesuaian regulasi yang lebih fleksibel, menurut Sariman. Ini penting agar lahan dapat diadaptasi dengan kebutuhan terkini tanpa terkendala oleh regulasi lama yang kaku.
“Makanya RTRW akan kita rubah. Karena lompatannya sangat tinggi, jadi butuh kehati-hatian,” pungkas Sariman.
Revisi RTRW yang direncanakan akan melibatkan diskusi lebih lanjut dan analisis mendalam untuk memastikan bahwa kebijakan infrastruktur dan penggunaan lahan dapat disesuaikan dengan baik untuk mendukung pertumbuhan dan kebutuhan warga PPU di masa depan. (W/Adv/I)




