AdvertorialDPRD KALTIM

Harkitnas 2025 Perlu Turunkan Semangat Pejuang Bangsa

wartpedia.co.id, SAMARINDA — Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah, tetapi juga momentum penting untuk merefleksikan kembali nilai-nilai perjuangan bangsa. Hal itu disampaikan oleh Anggota DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, saat memberikan pernyataan terkait peringatan Harkitnas 2025.

“Harkitnas adalah saat yang tepat untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme, persatuan, dan pentingnya pendidikan sebagai fondasi kemajuan bangsa,” ujarnya, Rabu (21/5/2025).

Firnadi mengatakan perlu adanya semangat yang diwariskan Boedi Oetomo lebih dari seabad lalu harus tetap hidup dalam diri generasi muda Indonesia. Nilai-nilai perjuangan tersebut, kata dia, menjadi kekuatan utama dalam membangun Indonesia yang lebih adil, makmur, dan berdaya saing.

“Semangat itu harus terus ditanamkan dan menjadi kekuatan dalam membangun Indonesia yang lebih maju,” ucapnya.

Peringatan Harkitnas tahun ini yang bertajuk “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat”. diharapkan mampu membangkitkan semangat kolektif seluruh elemen bangsa untuk menghadapi tantangan zaman dan melangkah bersama menuju Indonesia yang tangguh dan sejahtera.

Firnandi menilai perlu kehadiran negara dalam memberikan perlindungan terhadap generasi muda, terutama dari intervensi global yang dapat mengancam identitas nasional.

“Negara harus betul-betul hadir melalui kebijakan di berbagai sektor kehidupan untuk melindungi generasi penerus,” terangnya.

Ia juga mendorong optimalisasi pemanfaatan anggaran negara untuk mendukung sektor pendidikan, riset, teknologi informasi, dan penguatan sertifikasi digital di berbagai bidang.

“Langkah ini penting dalam menciptakan SDM yang unggul dan siap bersaing di era global,” tegasnya.

Firnadi menambahkan, menjaga kedaulatan bangsa merupakan aspek yang tidak boleh diabaikan. Karakter dan nilai-nilai Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945, menurutnya, harus menjadi fondasi dalam seluruh proses pembangunan nasional.

“Nilai-nilai dasar bangsa itu harus tetap menjadi pedoman utama kita,” tutupnya. (W/ADV/SR).