AdvertorialDPRD PPU

Jamaluddin Soroti Rendahnya Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kalangan Nelayan PPU

wartapedia.co.id, Penajam – Meski risiko kerja tinggi, banyak nelayan di BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) masih enggan bergabung. Anggota DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Jamaluddin mendesak edukasi lebih masif agar jaminan sosial bisa dinikmati pekerja sektor perikanan tanpa rasa ragu.


Jamaluddin mencatat partisipasi nelayan PPU terhadap BPJSTK berada di level rendah. Banyak di antara mereka yang hanya bersedia ikut jika iurannya ditanggung pemerintah. Namun bila diharuskan mendaftar secara mandiri minat itu menghilang.

“Bicara BPJS Ketenagakerjaan, mereka mau kalau gratis. Tapi kalau mandiri, itu kendala kami kemarin untuk mengajak mereka,” ujarnya.

Menurut Jamaluddin, persoalan mendasar bukan sekadar finansial, melainkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap mekanisme iuran bersama. Kelompok nelayan di PPU banyak yang pernah kecewa salah satu contohnya ketika asuransi kolektif yg dikelola kelompok rusak kepercayaannya. Hal itu membuat trauma lama sulit hilang.

Meski demikian, tak sedikit nelayan yang paham pentingnya perlindungan sosial, terutama saat menghadapi risiko kerja seperti kecelakaan atau musibah laut.

Jamaluddin mengingatkan bahwa bila mereka sudah tercatat resmi, maka jaminan kecelakaan atau kematian akan langsung ditanggung BPJSTK sesuatu yang bisa menjadi penopang ketika hal buruk terjadi.

Untuk itu, Jamaluddin mengajak pemerintah daerah, instansi terkait, dan media massa mengambil peran aktif dalam sosialisasi dan edukasi. Ia menilai bahwa informasi yang benar bisa membuka jalan agar nelayan tidak lagi ragu mendaftar secara mandiri sehingga perlindungan sosial bisa menjangkau mereka yang paling rentan. (W/ADV/SR)