AdvertorialDPRD PPU

Jhon Kenedy Ungkap Urgensi Lanjutan Semenisasi Jalan Rahmat Gunung Seteleng

wartapedia.co.id, PENAJAM – Dalam upaya meningkatkan infrastruktur yang layak bagi masyarakat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jhon Kenedy, menyoroti pentingnya melanjutkan proses semenisasi Jalan Rahmat di RT 8 Kelurahan Gunung Seteleng.

Hal ini diungkapkan Jhon setelah menjalani reses dan berdialog langsung dengan warga setempat.

“Selama reses, banyak warga yang menyampaikan keluhan terkait kondisi Jalan Rahmat yang masih belum selesai disemenisasi. Mereka merasa terganggu dengan jalan yang rusak dan berlubang, terutama saat musim hujan,” ujar Jhon.

Jhon menjelaskan bahwa Jalan Rahmat merupakan akses penting bagi warga RT 8 untuk berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil pertanian dan mengakses fasilitas umum seperti sekolah dan pasar.

“Kondisi jalan yang buruk tidak hanya menyulitkan mobilitas warga, tetapi juga berdampak negatif pada perekonomian lokal. Oleh karena itu, melanjutkan semenisasi jalan ini harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Selama dialog dengan masyarakat, banyak warga yang mengungkapkan rasa frustrasi mereka karena proyek semenisasi yang terhenti. Mereka berharap agar pemerintah segera menyelesaikan pekerjaan tersebut agar mereka dapat menikmati akses jalan yang lebih baik.

Menanggapi keluhan tersebut, Jhon berjanji akan membawa masalah ini ke dalam agenda pembahasan DPRD dan memastikan bahwa proyek semenisasi Jalan Rahmat dapat segera dilanjutkan.

“Saya akan mengawal masalah ini hingga tuntas. Kami akan memastikan bahwa anggaran untuk semenisasi jalan ini tersedia dan pekerjaan dapat diselesaikan secepat mungkin,” kata Jhon dengan penuh semangat.

Jhon juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek infrastruktur.

“Pemerintah harus memastikan bahwa setiap proyek yang dijalankan sesuai dengan rencana dan standar yang telah ditetapkan. Kami di DPRD akan terus mengawasi agar tidak terjadi penyelewengan atau penyimpangan dalam pelaksanaan proyek,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jhon juga mengajak masyarakat untuk aktif terlibat dalam pengawasan proyek semenisasi. (W/Adv/I)