AdvertorialDPRD PPU

Keluhan Ukuran Seragam Jadi Alasan DPRD Dukung Perubahan Pola Bantuan

wartapedia.co.id, Penajam – Pergeseran pola bantuan pendidikan dari pemberian barang menjadi skema berbasis uang kembali mendapat perhatian Ketua DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin.

Menurutnya, keputusan pemerintah daerah mengubah mekanisme bantuan bukan tanpa alasan. Salah satu persoalan utama pada pola lama adalah seringnya bantuan berupa seragam atau perlengkapan sekolah tidak sesuai dengan ukuran anak.

Raup mengungkapkan bahwa selama beberapa tahun terakhir, DPRD menerima banyak keluhan dari orang tua siswa terkait ketidaksesuaian ukuran sepatu, baju, maupun perlengkapan lain yang dibagikan melalui program bantuan pemerintah. Pola pengadaan barang dalam jumlah besar memang menghasilkan distribusi cepat, tetapi tidak mampu mengakomodasi kebutuhan ukuran tiap anak.

“Dari pengalaman sebelumnya, kalau kita belikan barang untuk anak-anak SD dan SMP—misalnya sepatu atau baju sering kali tidak sesuai ukurannya,” jelas Raup.

Dalam beberapa kasus, bantuan berupa sepatu yang dibagikan justru lebih besar dari ukuran kaki siswa. Sementara itu, seragam sekolah yang disediakan banyak yang kebesaran atau bahkan kekecilan. Akibatnya, banyak orang tua yang terpaksa melakukan modifikasi ulang atau bahkan membeli pakaian baru walau telah menerima bantuan.

“Sepatu kebesaran, baju kedodoran. Itu jadi pertimbangan. Dengan mengubah polanya, semoga bisa lebih efektif,” lanjutnya.

Raup menjelaskan bahwa ketidaksesuaian ukuran ini menjadi salah satu alasan kuat pemerintah daerah mulai berpindah ke skema bantuan berbasis transfer uang. Dengan skema baru, orang tua siswa dapat membeli sendiri perlengkapan sekolah sesuai ukuran dan kebutuhan anak, sehingga bantuan lebih tepat guna. (W/ADV/SR)