wartapedia.co.id, SAMARINDA – Dalam menanggapi awal masa kepemimpinan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, memberikan pandangan positif terkait gaya kerja gubernur yang baru menjabat tersebut. Ia menilai pendekatan kerja yang dijalankan selama tiga bulan terakhir menunjukkan keseriusan dalam membenahi berbagai sektor di Kaltim.
“Setidaknya kita bisa lihat, dari Senin sampai Rabu selalu penuh dengan rapat internal yang fokus pada isu-isu strategis daerah. Itu menandakan kesibukan beliau bukan seremonial, tapi betul-betul kerja teknis,” ujar Hasanuddin, usai menghadiri Rapat Paripurna, Rabu (28/5/2025).
Ia mengungkapkan bahwa kegiatan rapat tersebut lebih banyak dilakukan di lingkungan kantor Gubernur, bukan di tempat-tempat mewah seperti hotel atau resort. “Gubernur kita menghindari rapat di luar kantor. Ini langkah yang patut diapresiasi, karena menunjukkan komitmen efisiensi dan profesionalisme,” tambahnya.
Dari sisi kelembagaan, DPRD Kaltim saat ini tengah menyelesaikan pembahasan terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang merupakan rancangan besar visi gubernur lima tahun ke depan. Hasanuddin menyebutkan bahwa pembahasan RPJMD sudah berada di tahap finalisasi.
“Sudah dibahas bersama dan tinggal menunggu pengesahan dalam paripurna mendatang. Ini sinyal bahwa eksekutif dan legislatif bergerak dalam satu arah,” tegasnya.
Meski belum ada laporan resmi dari gubernur mengenai kinerja 100 hari, Hasanuddin menyatakan bahwa aktivitas di lapangan bisa menjadi gambaran awal komitmen kerja gubernur. Ia pun menegaskan bahwa DPRD akan tetap menunggu penyampaian pertanggungjawaban resmi untuk memberikan penilaian yang lebih menyeluruh.
“Memang kami belum menerima laporan resmi dari gubernur soal 100 hari pertama. Tapi dari sisi komunikasi dan langkah kerja yang tampak, sudah mulai terbentuk pola koordinasi yang baik,” jelasnya.
Hasanuddin juga menyoroti semakin eratnya sinergi antara Pemprov dan DPRD Kaltim. Ia menilai sejumlah pertemuan antara lembaga legislatif dan jajaran Sekretariat Daerah menunjukkan bahwa komunikasi antarlembaga mulai menguat.
“Kami sudah mulai terhubung dengan tim eksekutif, koordinasi terjalin lebih terbuka. Ini modal yang baik untuk melangkah bersama ke depan,” pungkasnya. (W/ADV/SR).




