AdvertorialDPRD PPU

Ketua DPRD PPU Soroti Stagnasi Rencana Proyek Tempat Pelelangan Ikan Babulu Laut

wartapedia.co.id, PENAJAM – Ketua DPRD PPU, Syahrudin M Noor, menyoroti lambannya progres pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Babulu Laut. Syahrudin mengungkapkan kekhawatirannya bahwa proyek ini belum menunjukkan perkembangan signifikan selama beberapa tahun terakhir.

“Ya, memang itu kondisi-kondisinya sampai saat ini masih dalam tahap perencanaan, progres perencanaannya dari tahun ke tahun tidak pernah berkembang,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa seharusnya pembangunan TPI memiliki tahapan yang jelas setiap tahunnya. “Kalaupun katakan, 5 tahun harus full desainnya, ya, kita mestinya mencicil tahun ini berapa progresnya, 25 persen, masuk tahun ke-2 itu 25 persen, masuk tahun ketiga itu 25 persen, akhirnya terpenuhi progresnya,” jelas Syahrudin.

Menurutnya, ini bukan masalah proyek yang mangkrak, melainkan proyek yang tidak menunjukkan kemajuan sesuai target. Ia menegaskan bahwa dengan komitmen yang tepat, rencana pembangunan TPI bisa terealisasi.

Syahrudin juga menyoroti TPI Api-api yang belum memiliki kolam labuh jangkar yang memadai, sehingga kapal-kapal tidak nyaman menurunkan ikan karena hempasan ombak yang tinggi.

Syahrudin menekankan pentingnya pembangunan TPI Babulu Laut untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir. Selain TPI Babulu Laut, dia juga menyoroti TPI Api-api yang belum memiliki kolam labuh jangkar memadai. Kapal-kapal sulit menurunkan ikan karena ombak yang tinggi, sehingga fasilitas tersebut menjadi kebutuhan mendesak.

“Kalau pembangunan TPI ini bisa terealisasi, ekonomi masyarakat pesisir akan meningkat. TPI yang memadai juga akan memudahkan proses penangkapan dan distribusi ikan,” tambah Syahrudin.

Menurut Syahrudin, proyek pembangunan TPI harus mendapat perhatian serius agar tidak terjadi stagnasi. Dengan adanya perencanaan yang matang dan realisasi yang tepat waktu, diharapkan TPI Babulu Laut dan TPI Api-api dapat berfungsi optimal, memberikan manfaat besar bagi nelayan dan masyarakat sekitarnya. (W/Adv/I)