AdvertorialDPRD KALTIM

Melalui Rapat Paripurna ke-43 DPRD Kaltim, Sutomo Jabir Sampaikan Kondisi Desa Sandaran dan Tanjung Mangkalihat

wartapedia.co.id, Samarinda  – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Sutomo Jabir, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk segera membantu memperbaiki kondisi daerah tersebut. Terkhususnya di Desa Sandaran dan Tanjung Mangkalihat, Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Sutomo Jabir menyampaikan hal tersebut  dalam Rapat Paripurna ke-43 DPRD Kaltim, yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun, dan dihadiri oleh Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, Senin (27/11/2023).

Rapat tersebut membahas Laporan Hasil Reses/Aspirasi Masyarakat melalui Anggota DPRD Kaltim Masa Sidang III Tahun 2023.

Baru-baru ini, Sutomo Jabir mengunjungi Kecamatan Sandaran, daerah itu sangat memprihatinkan. Tidak ada jaringan komunikasi, jaringan jalan sangat buruk, dan tidak ada layanan kesehatan, pendidikan, dan pemerintahan yang memadai.

“Desa Sandaran dan Tanjung Mangkalihat sangat terlindungi, tidak ada jaringan komunikasi, akses jalan sangat tidak memadai, tidak ada layanan apapun dari pemerintah yang memadai. Untuk dapat layanan kesehatan ke Kecamatan terdekat, masyarakat harus jalan darat memutar ke Kabupaten Berau dulu,” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa Kecamatan Sandaran sebenarnya memiliki potensi sumber daya alam, seperti pertambangan batubara dan perkebunan sawit. Namun, empat perusahaan yang memiliki izin usaha di daerah itu tidak beroperasi, sehingga tidak memberikan kontribusi bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau perusahaan keempat itu hanya mau menguasai lahan, minta dicabut izinnya saja. Kasihkan izin baru kepada perusahaan yang benar-benar mau membuka usaha,” saran Sutomo Jabir.

Lebih lanjut, Ia mengingatkan bahwa dengan beroperasinya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim, masyarakat Sandaran harus siap bersaing dengan pendatang dari berbagai daerah. Maka, Ia meminta Pemprov Kaltim untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur di daerah itu.

“Karena itulah kompetensi warga Sandaran harus diupayakan dari sekarang melalui peningkatan kualitas pendidikan,” tutupnya. (W/Adv/I)