AdvertorialDPRD PPU

Sistem Zonasi Jadi Keluhan Masyarakat, Jamaluddin Minta Pemerintah Mampu Berikan Solusi

wartapedia.co.id, PENAJAM – Sistem Zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kerap menjadi keluhan masyarakat. Hal ini diungkapkan oleh Anggota DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Jamaluddin.

Menurutnya, sistem zonasi kerap kali dikeluhkan orang tua siswa setiap PPDB. Bahkan, tak ayal siswa yang tinggalnya berada di dekat lingkungan sekolah tidak diterima. Sehingga terpaksa memilih sekolah yang jauh dari tempat tinggalnya. Ia mendorong kepada pemerintah untuk mengkaji ulang sistem PPDB tersebut.

“Sistem zonasi sekolah ini harus dikaji ulang. Zonasi ini salah satu keluhan yang disampaikan orang tua saat saya melakukan reses beberapa waktu yang lalu,” kata Jamaluddin, Jumat (8/11/2024). 

Kendati demikian, ia berharap kepada kepemimpinan Presiden Prabowo mampu mengatasi persoalan kebijakan terhadap sistem zonasi dalam PPDB. Terlebih, dirinya mengaku tidak sedikit masyarakat yang mengeluhkan tentang sistem tersebut.

“Mudah-mudahan kabinet bapak Prabowo bisa mencarikan solusi mengenai sistem zonasi. Karena, masalah ini hampir terjadi setiap kabupaten/kota di Indonesia, termasuk di PPU,” ungkapnya.

Sebagai informasi, keberadaan SMAN 5 PPU di Desa Girimukti, Kecamatan Penajam mestinya mampu mengkover lulusan SMPN 9 PPU di Kelurahan Saloloang, Kecamatan Penajam dan SMPN 5 PPU di Desa Girimukti. Namun, calon peserta didik baru yang berdomisili di Kelurahan Saloloang atau lulusan SMPN 9 PPU tidak semuanya diterima di SMAN 5 PPU. 

Sehingga, anak-anak yang tidak diterima di SMAN 5 PPU dan terpaksa mencari sekolah yang berada jauh dari tempat tinggalnya.

“Jadi nya kan kasihan, saya harap ini bisa menjadi atensi pemerintah pusat ya, dan bersama-sama mengatasi masalah,” pungkasnya. (W/Adv/I)