AdvertorialDPRD Balikpapan

Warga Borneo Paradiso Mengadu ke DPRD, Persoalan PSU hingga Kepastian Hak Jadi Sorotan

wartapedia.co.id, BALIKPAPAN – Berbagai persoalan infrastruktur dan fasilitas dasar yang belum terselesaikan di Perumahan Borneo Paradiso mendorong perwakilan warga mendatangi DPRD Kota Balikpapan. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah keluhan terkait kondisi lingkungan yang dinilai belum mendapatkan penanganan maksimal, mulai dari kerusakan jalan, sistem drainase yang belum memadai, hingga persoalan penerangan jalan dan pengelolaan sampah.

Aspirasi tersebut diterima Komisi III DPRD Kota Balikpapan yang berkomitmen untuk mengawal penyelesaian berbagai persoalan yang selama ini menjadi keluhan warga.

Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Wahyullah Bandung, mengatakan pihaknya memahami keresahan masyarakat yang menginginkan kepastian terkait penyediaan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) di kawasan perumahan tersebut.

Menurutnya, keberadaan PSU merupakan bagian penting dalam menunjang kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, persoalan yang berkaitan dengan fasilitas dasar harus mendapatkan perhatian serius dari seluruh pihak terkait.

“Warga datang menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lingkungan tempat tinggalnya. Mulai dari kondisi jalan, drainase, penerangan jalan, hingga fasilitas umum lainnya yang dinilai masih perlu mendapatkan perhatian,” ujar Wahyullah, Senin (8/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, warga juga menyampaikan harapan agar proses penyelesaian persoalan PSU dapat segera menemukan titik terang. Sebab, berbagai kebutuhan dasar tersebut sangat berpengaruh terhadap aktivitas sehari-hari dan kenyamanan penghuni perumahan.

Selain persoalan infrastruktur, pembahasan juga menyentuh terkait proses pengambilalihan PSU yang dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan fasilitas umum dapat dikelola dan ditingkatkan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurut Wahyullah, pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi persoalan tersebut tanpa pendampingan dan perhatian. Kehadiran negara, kata dia, harus dapat dirasakan masyarakat, terutama dalam memberikan kepastian terhadap hak-hak warga.

“Artinya, negara tetap hadir dan tidak membiarkan kawasan tersebut terlantar begitu saja,” tegasnya.

Ia menjelaskan, DPRD akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna mencari solusi terbaik atas berbagai persoalan yang dihadapi warga Borneo Paradiso. Langkah tersebut diperlukan agar proses penyelesaian dapat berjalan secara terukur dan memberikan kepastian bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Wahyullah mengungkapkan bahwa empat anggota DPRD Kota Balikpapan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Selatan telah menyatakan komitmennya untuk bersama-sama mengawal persoalan tersebut hingga tuntas.

Menurutnya, keterlibatan para wakil rakyat dari dapil setempat menjadi bentuk tanggung jawab dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat yang membutuhkan perhatian pemerintah.

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan kepastian. Karena itu, anggota DPRD dari Dapil Balikpapan Selatan sepakat untuk mengawal proses penyelesaian persoalan ini sampai ada kejelasan yang benar-benar dirasakan warga,” katanya.

Ia optimistis berbagai persoalan yang saat ini dihadapi warga dapat diselesaikan apabila seluruh pihak memiliki komitmen yang sama untuk mencari jalan keluar. Komunikasi yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait dinilai menjadi kunci dalam mempercepat penyelesaian masalah.

“Kami yakin tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan selama ada pendampingan yang baik. Masyarakat yang memang berhak atas rumah atau lahannya harus mendapatkan kepastian hukum,” tutup Wahyullah. (W/ADV/SR)