AdvertorialDPRD KALTIM

Agusriansyah Ridwan Soroti Sekolah SMA di Kaltim yang Masih Gunakan Buku Fisik

wartapedia.co.id, SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan, mempertanyakan keseriusan implementasi digitalisasi pendidikan di Kalimantan Timur setelah ditemukan masih adanya sekolah menengah atas (SMA) yang membeli buku pelajaran fisik, meski pemerintah telah mendorong penggunaan e-book dan perangkat digital sebagai standar pembelajaran.

Menurut Agusriansyah, temuan tersebut menjadi indikator bahwa ekosistem pembelajaran digital di Bumi Etam belum sepenuhnya siap. Ia menilai sekolah seharusnya tidak lagi bergantung pada buku cetak apabila standar pembelajaran telah diarahkan ke sistem digital.

“Standarnya sudah digital. Kalau masih beli buku fisik, berarti infrastrukturnya belum siap,” ujar Agusriansyah, Kamis (11/12/2025).

Ia menjelaskan, masih adanya sekolah yang mengandalkan buku fisik dapat dipicu oleh sejumlah faktor, seperti jaringan internet yang belum stabil, keterbatasan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), serta fasilitas laboratorium yang belum memadai. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penerapan kebijakan digitalisasi pendidikan belum berjalan merata di seluruh wilayah Kalimantan Timur.

Karena itu, Komisi IV DPRD Kaltim meminta pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan infrastruktur pendidikan, khususnya di jenjang SMA. Agusriansyah menegaskan, pemerataan akses teknologi harus menjadi prioritas sebelum kebijakan digital diterapkan secara penuh.

“Evaluasi diperlukan agar transformasi digital tidak hanya menjadi wacana. Semua sekolah harus bisa menikmati layanan pendidikan berbasis teknologi yang setara,” pungkasnya. (W/ADV/SR)