wartapedia.co.id, SAMARINDA — Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, menyoroti pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dinilai kerap menimbulkan kesan adanya sekolah favorit di tengah masyarakat.
Menurutnya, PPDB seharusnya menjadi instrumen pemerataan pendidikan, bukan menciptakan kesenjangan antara satu sekolah dengan yang lain.
“Sekolah favorit ini kan hanya sebatas asumsi publik saja. Sebenarnya fasilitas dan kualitasnya sama. Belum tentu yang bersekolah di situ (sekolah favorit) muridnya berprestasi,” tegas Anhar.
Ia mengingatkan bahwa jika sistem PPDB tidak segera dibenahi, persepsi tentang sekolah favorit akan terus muncul dan justru memperlebar jurang persepsi kualitas antarsekolah.
“Ini pekerjaan rumah kita bersama. Kalau tidak dibenahi sistemnya, maka akan timbul kembali istilah sekolah favorit,” tambahnya.
Anhar pun mendorong pemerintah dan Dinas Pendidikan untuk terus melakukan sosialisasi yang masif kepada masyarakat, agar kepercayaan terhadap semua satuan pendidikan bisa meningkat secara merata. (W/ADV/Rangga)




