Langsung ke konten
Senin, 9 November 2026
Apresiasi MBG Di Kaltim, Sebut Bermanfaat Bagi Kesehatan Murid
Advertorial
2 min baca 20 Mei 2025, 08:56 WITA
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis. (Foto: Ist)

Apresiasi MBG Di Kaltim, Sebut Bermanfaat Bagi Kesehatan Murid

821 dibaca

wartapedia.co.id, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis mendukung program pemerintah pusat yang memberikan Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dinilai bermanfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembang pelajar, khususnya di Kaltim.

Namun, ia menyoroti keterlibatan petani lokal sebagai penyuplai bahan dalam program MBG tersebut. Pasalnya, program MBG di Kaltim telah berjalan di sejumlah sekolah mulai, dari tingkat TK hingga SMA/SMK yang tersebar di Kota Samarinda, Balikpapan, hingga Kukar.

Menurut Ananda, program tersebut tidak hanya memberikan manfaat kesehatan dan tumbuh kembang pelajar, tetapi juga berpengaruh pada peningkatan ekonomi masyarakat.

“Setelah kami lihat turun ke lapangan melihat SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi), melihat dapur makan bergizi gratis ternyata hal ini juga membuka banyak lapangan pekerjaan khususnya di Kalimantan Timur yang kita lihat ini,” ucapnya, Selasa (20/5/2025).

Ia beranggapan, makan gizi gratis menjadi prospek yang baik untuk petani-petani lokal. la mencontohkan, saat melakukan kunjungan lapangan ke dapur milik Pak Tigor di Kabupaten Kutai Kartanegara yang memproduksi makanan untuk 3.500 siswa per hari.

“Dapur-dapur makan bergizi ini kan mendapat suplai bahan dari para petani lokal. Bahkan, permintaan suplai menjadi bertambah. Ini prospek yang positif bagi petani untuk menambah lebih produksinya, maka sangat penting kontribusi petani lokal untuk penyuplai Makan Bergizi Gratis,” paparnya.

Meski begitu, Politikus PDI Perjuangan ini mengakui permodalan masih menjadi kendala dari para petani lokal untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil produksinya karena itu dirinya meminta agar pemerintah dapat membantu memberikan kemudahan pemberian modal usaha.

Kendati demikian, perlu adanya perhatian dan pengawasan mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi program sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota.
Terlebih, OPD terkait pun seperti Dinas Kesehatan juga diharapkan bisa berperan aktif untuk nilai gizinya.

“Dinas Pendidikan sebagai penerima manfaatnya dan juga tentunya Dinas Pertanian karena ini juga menyambut programnya Pak Prabowo terkait swasembada pangan. Jadi ini bisa menjadi satu program yang bisa satu kesatuan,” pungkasnya. (W/ADV/SR).

Baca Juga

Kurs Mata Uang

Rupiah per 1 unit mata uang asing

  • USDDolar Amerika 18.105,09 -0,15% dibanding hari sebelumnya
  • EUREuro 20.169,58 -0,66% dibanding hari sebelumnya
  • SGDDolar Singapura 14.115,95 -0,32% dibanding hari sebelumnya
  • JPYYen Jepang 114,24 -0,57% dibanding hari sebelumnya
  • CNYYuan Tiongkok 2.712,17 -0,24% dibanding hari sebelumnya

Konversi

18.105,09

Sumber: Currency API Kurs referensi, bukan kurs jual-beli bank.

Bersama Membangun Indonesia Lebih Baik

4,096 berita · 48 kategori

Jelajahi Berita
Malware ISU
Secure by Malware ISU
✓ 24/7 Verified