wartapedia.co.id, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani Bin Husain, dengan tegas menolak wacana penghapusan tenaga honorer pada 2024 mendatang yang telah diusulkan oleh pemerintah. Menurutnya, jika tenaga honorer dihapuskan, angka pengangguran akan bertambah.
“Kalau honorer dihapuskan, mereka akan menjadi pengangguran,” tegas Sani.
Sani berkomitmen untuk berupaya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda agar mengangkat semua tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Perlu ada jaminan bahwa tenaga honorer dapat diangkat menjadi PPPK. Pasalnya, banyak sekali ribuan perut yang bergantung kepada honorer kita, bahkan jutaan,” ujarnya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menekankan perlunya pemerintah pusat menambah kuota penerimaan PPPK sebagai bentuk penghargaan kepada tenaga honorer.
“Kasihan mereka karena sudah membantu kita sekian lama, tapi kita tidak menghargai. Kalau bisa, mereka diangkat agar kesejahteraan mereka bertambah,” demikian Sani. (W/Adv/I)




