wartapedia.co.id, SAMARINDA — Persaingan di dunia kerja yang kian meningkat menuntut para generasi muda agar memiliki keahlian dalam berbagai bidang. Hal ini menyebabkan perlunya perhatian Pemerintah untuk meringankan beban para generasi muda khususnya pemuda Kalimantan Timur (Kaltim).
Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), progam pelatihan kecakapan hidup untuk meningkatkan potensi keahlian generasi muda kaltim terus dilakukan, dengan target sekitar 3000 pemuda yang tersebar di 10 Kabupaten/Kota selama tahun 2024 ini.
Sebagai informasi, Pelatihan Kecakapan Hidup hadirkan dari berbagai keahlian antara lain desain grafis, tata boga, barber shop, tata rias, perbengkelan, peternakan, ukir kayu dan beberapa keahlian menyesuaikan daerah pelatihan.
Kepala bidang pengembangan pemuda, Mardareta mengungkapkan bahwa kegiatan pelatihan kecakapan hidup akhir tahun akan di evaluasi dan melihat program tersebut sudah tepat sasaran atau belum sehingga 2025 bisa berjalan dengan target yang berbeda.
“Insyallah kalau memang berdasarkan usulan itu kita sudah di usulkan kegiatan 2025, nanti ada asistensi lagi mungkin melihat volume kegiatan yang 2024 ini sampai mana kegiatan itu berjalan, insyallah 2025 berjalan lagi,” kata Mardareta saat dijumpai di kantor Dispora Kaltim.
Lanjut Mardareta, pelatihan kecakapan hidup difasilitasi sebagai langkah awal untuk pemuda yang ingin memiliki keahlian dalam bidang tertentu. Namun, untuk langkah selanjutnya diserahkan kembali ke pemuda untuk mengembangkan keahliannya.
“Kita inikan pelatihan dasar, kalau seperti pembekalan mereka itu ada dinas-dinas tertentu seperti disperindagkop, kita kan ibaratnya memfasilitasi kalau memang mereka betul-betul melanjutkan pasti dia mencari jalan di dinas-dinas,” terangnya.
Ia menegaskan peserta yang sudah pernah mengikuti pelatihan kecakapan hidup baik dari tahun sebelumnya atau pelatihan di bidang lain untuk tidak harus ikut, sehingga dapat memberi kesempatan yang belum pernah ikut.
“Makanya pelatihan kemarin itu tidak semua orang yang pernah ikut pelatihan harus ikut, beri kesempatan yang lain,” tegasnya.
Akhir, Ia berharap pada pemuda yang sudah mengikuti pelatihan untuk jangan berhenti mengembangkan keilmuannya. Sehingga, pemuda Kaltim bisa lebih maju dan memiliki usaha yang besar. (DisporaKaltim/Adv/Ikh)




