AdvertorialDPRD Samarinda

Longsor di Sekitar Terowongan Samarinda, DPRD Minta Investigasi Menyeluruh

wartapedia.co.id, SAMARINDA – Insiden longsor yang terjadi di sekitar proyek terowongan strategis Kota Samarinda langsung memicu respons cepat dari Komisi III DPRD Kota Samarinda. Abdul Rohim, anggota komisi yang membidangi infrastruktur, menilai peristiwa ini bukan sekadar kerusakan biasa, melainkan indikasi awal adanya gangguan serius terhadap struktur proyek.

“Dari hasil pemantauan di lapangan dan visual yang kami terima, ini bukan kerusakan biasa. Ada indikasi gangguan pada struktur, dan itu tidak boleh dianggap remeh,” ujarnya. Selasa (15/5/2025)

Komisi III DPRD menyoroti pentingnya investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab longsor, dampaknya terhadap struktur terowongan, dan langkah-langkah penanganan yang telah atau akan diambil oleh pemerintah kota maupun kontraktor pelaksana.

“Kami ingin tahu secepatnya, apa penyebab longsor ini, bagaimana penanganannya, dan seberapa besar dampaknya terhadap struktur terowongan secara keseluruhan,” lanjutnya.

Menurut Rohim, insiden ini menyentuh lebih dari sekadar aspek teknis. Ia menyebut kasus ini berpotensi mengikis kepercayaan publik terhadap pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur besar yang dananya bersumber dari APBD.

“Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi soal kepercayaan publik. Jika proyek sebesar ini mengalami kerusakan dini, tentu banyak pertanyaan yang harus dijawab,” tegasnya.

Komisi III meminta agar pemerintah tidak menganggap sepele insiden ini dan menuntut adanya transparansi serta tindakan nyata.

“Kami tidak ingin insiden seperti ini disepelekan. Harus ada kejelasan, dan yang paling penting: harus ada tindakan nyata,” tutup Rohim. (W/ADV/Rangga)