wartapedia.co.id, SAMARINDA – Pengurus Provinsi Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kalimantan Timur terus mematangkan pembinaan atlet muda usai mengikuti kejuaraan terakhir. Pengalaman bertanding di ajang tersebut menjadi tolok ukur kesiapan atlet dan bahan evaluasi ke depan.
“Pengalaman ini jadi bahan pembelajaran besar bagi anak-anak. Sekarang mereka tahu kenapa harus serius latihan. Ini akan jadi dasar pembinaan menuju ajang berikutnya,” ujar Reza Fadhillah, Bendahara Umum Pengprov Perbasasi Kaltim mewakili Ketua, Nidya Listiyono. Kamis (22/05/2025)
Menurutnya, kejuaraan kali ini menjadi momen transisi penting bagi para pemain muda. Meski menunjukkan potensi dan keberanian saat bertanding, ada catatan teknis yang perlu dibenahi.
“Dari sisi teknis, mereka masih perlu memperbaiki disiplin latihan terutama dalam hal timing pukulan. Tapi semangat dan rasa percaya diri mereka patut diapresiasi,” lanjutnya.
Perbasasi Kaltim menargetkan peningkatan signifikan pada Pra Porprov dan Kejurnas Junior mendatang. Ia menyebut, konsistensi pembinaan menjadi kunci.
“Kalau pembinaan bisa berjalan konsisten selama dua tahun ke depan, saya yakin kita bisa bersaing di tingkat nasional. Potensi atlet kita sudah mulai dilirik pelatih internasional,” katanya optimistis.
Reza juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan oleh berbagai pihak. Menurutnya, fasilitas dan perlengkapan yang memadai turut menunjang semangat juang para atlet.
“Mentalitas anak-anak luar biasa, mereka tidak mudah menyerah. Itu jadi modal penting ke depan,” jelasnya.
Sementara itu, untuk menunjang proses latihan dan kompetisi yang lebih baik, Perbasasi Kaltim tengah menunggu selesainya revitalisasi Stadion Palaran.
“Stadion Palaran sedang kita tunggu rampung total. Ada beberapa bagian yang harus diperbaiki karena lama tidak terpakai, seperti pondasi dan permukaan lapangan,” tutupnya. (W/ADV/Ra)




