wartapedia.co.id, Kutai Barat – Kabupaten Kutai Barat mempunyai daya tarik tersendiri untuk dikunjungi karena kearifan lokalnya yang kuat dan potensi wisata yang besar.
Pariwisata Kutai Barat mempunyai banyak destinasi yang menarik untuk dikunjungi, terutama wisata alam seperti puluhan air terjun, arung jeram, telaga, mawar hitam, puncak gunung dan masih banyak lagi tempat lainnya.
Namun destinasi wisata alam yang masih menjadi primadona dan digandrungi banyak masyarakat Kutai Barat, saat ini adalah puncak gunung S yang dijuluki negeri di atas awan.
Dimana objek destinasi wisata negeri di atas awan atau Gunung S ini terletak di Desa Lakan Bilem, Kecamatan Nyuatan, Kutai Barat, Kalimantan Timur.
Lokasi ini terletak di ujung Pulau Kalimantan Timur, 303,20 km atau 187,98 mil dari pusat ibu kota provinsi Kalimantan Timur.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kutai Barat (Kubar), Seki menjelaskan Gunung S sendiri sangat unik berupa jalan berbentuk S yang terlihat dari puncak, makanya diberi nama sebagai gunung S.
“jalanan yang berbentuk S yang kelihatan dari atas gunung makanya dinamakan sebagai gunung S,” ungkap seki, Selasa (26/09/2023).
Selain itu, masyarakat bisa berlibur setiap akhir pekan karena jalan menuju Gunung S cukup bagus dibandingkan jalan menuju tempat wisata di Kubar lainnya.
Dalam perjalanan mendaki gunung S, pengunjung dapat menikmati pemandangan hutan lebat, dengan deretan pepohonan tinggi di kedua sisi jalan yang menciptakan pemandangan indah dan udara segar.
Untuk mencapai Gunung S, pengunjung hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 45 menit dari pusat ibu kota Sendawar di kawasan Barong Tongkok dengan menggunakan sepeda motor atau mobil.
Saat mencapai pertigaan dengan medan di atas awan, pengunjung harus melalui jalan tanah bergelombang sepanjang kurang lebih 200 m.
Sebelum memasuki kawasan Gunung S, masyarakat mendirikan pos penjagaan di pintu gerbang untuk menyaring setiap pengunjung yang masuk dan wajib membayar uang kebersihan.
Harganya juga sangat terjangkau, hanya Rp 5.000 per orang dan sudah bisa menikmati indahnya pemandangan alam sejauh mata memandang.
Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Kalimantan Timur (Kaltim), Restiawan Baihaqi menyarankan agar kedepan bisa menambah beberapa atraksi lagi seperti jalur camping ground, bukit outbond, tempat rapat dan lain-lain.
“Tapi yang paling utama adalah untuk menghibur masyarakat dan tempat-tempat seperti inilah yang membuat masyarakat dapat menikmati suasana di pagi hari yang indah”, ungkapnya.
Sekadar saran, jika ingin melihat dan menghirup segarnya embun pagi di atas puncak gunung S. Pengunjung sebaiknya bermalam di Gunung S agar keesokan harinya bisa melihat indahnya pemandangan kabut putih dari atas Gunung S. (Ihsan/wartapedia.co.id)