wartapedia.co.id, SAMARINDA – Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal menyebutkan pembangunan mega proyek di tahun 2024 akan tetap berjalan meskipun jabatan Kepala Daerah berakhir di November 2024 mendatang.
Sebab, proyek pembangunan dengan mekanisme Multi Years Contract (MYC) tersebut kerap menjadi perbincangan dikalangan masyarakat. Mengingat waktu pengerjaan tinggal beberapa bulan.
Joha beranggapan pengerjaan pembangunan tersebut tidak akan rampung pada akhir tahun 2024.
“Ini kan berkaitan dengan anggaran, sepanjang anggaran itu berjalan sesuai, anggaplah Wali Kota ini selesai jabatannya November 2024, dan anggarannya itu tetap berjalan dan kita akan melakukan rapat anggaran untuk menghitung jika sekiranya di dalam proses pengerjaannya itu masih membutuhkan anggaran,” ungkap Joha, Selasa (19/3/2024).
Pengerjaan proyek dengan sistem MYC ini harus disesuaikan dengan masa kerja Kepala Daerah. Terlebih, masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda akan berakhir pada November 2024.
Mensiasati hal itu, pihaknya mengaku akan melakukan memorandum alias membentuk kesepakatan ulang terkait pembangunan infrasturktur yang menggunakan sistem MYC.
“Pembangunan tetap dijalankan, yang mengajukan permohonan itu justru pemegang proyek, tapi kalau namanya proyek besar seperti itu, pak wali tidak jadi Wali Kota itu tetap jalan, karenakan ada rencana pembangunan jangka menengah dan juga jangka panjang,” pungkasnya. (W/Adv/RK)




