wartapedia.co.id, BALIKPAPAN – Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, menilai kegiatan penghijauan di kawasan Transad memberikan dampak positif bagi lingkungan dan perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Menurut Gasali, penanaman pohon secara masif dapat menjadi salah satu upaya untuk merehabilitasi lahan yang mulai tandus sekaligus meningkatkan kapasitas resapan air ke dalam tanah.
“Penanaman pohon itu adalah untuk penghijauan, yang tentu dampaknya terhadap ekologi sangat luar biasa positif. Daripada lahan menjadi tandus, dengan ditanami pohon, serapan air juga bisa menjadikan salah satu kantong air di wilayah tersebut,” jelas H Gasali, Senin (14/9/2026).
Ia menyebut keberadaan pepohonan tidak hanya berfungsi memperbaiki kondisi lahan, tetapi juga membantu menciptakan ekosistem yang lebih asri serta menjaga keseimbangan lingkungan di sekitar kawasan Transad.
Gasali mengungkapkan, jumlah bibit pohon yang ditanam di kawasan Transad mencapai lebih dari 200 pohon. Penanaman tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kawasan hijau di Kota Balikpapan.
“Untuk yang ditanam di lahan Transad itu ada sekitar 200 lebih (bibit) pohon, namun jika ditotal dengan yang tersebar di beberapa tempat lainnya, jumlahnya mencapai seribuan lebih,” tambahnya.
Menurutnya, gerakan penghijauan juga dapat diperluas hingga ke lingkungan permukiman warga. Dengan semakin banyaknya pohon yang ditanam, kawasan tempat tinggal diharapkan menjadi lebih hijau dan nyaman.
“Kalau bisa, lingkungan warga ikut ditanami pohon, sehingga hijau, asri, dan berdampak positif terhadap pasokan udara yang bersih dan segar,” tuturnya.
Gasali juga menyarankan agar jenis pohon yang ditanam di kawasan permukiman tidak hanya berfungsi sebagai tanaman penghijauan, tetapi juga memiliki manfaat tambahan bagi masyarakat.
“Pohon yang ditanam bisa dari jenis buah-buahan yang cocok untuk lingkungan perumahan,” pungkasnya. (W/ADV/SR)




