wartapedia.co.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ke-46 yang akan digelar di Tenggarong.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan panitia inti pelaksana MTQ Kaltim ke-46 telah melakukan rapat bersama pengurus dan panitia inti untuk mengevaluasi persiapan kegiatan.
Rapat tersebut juga membahas laporan pelaksanaan MTQ tingkat nasional di Semarang, evaluasi kinerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), serta rencana kerja masing-masing bidang kepanitiaan.
“Alhamdulillah, hari ini kami dari panitia inti pelaksana MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang dilaksanakan di Tenggarong telah melaksanakan rapat bersama pengurus dan panitia inti,” kata Sunggono saat ditemui di Kantor Bupati Kukar, Rabu (23/9/2026).
Menurutnya, berdasarkan laporan dari masing-masing koordinator bidang, secara keseluruhan persiapan penyelenggaraan MTQ sudah berjalan dan dinilai siap untuk dilaksanakan.
“Dari penjelasan para koordinator bidang, insyaallah secara keseluruhan kita siap menyelenggarakan MTQ,” ujarnya.
Sunggono mengatakan sejumlah hal penting yang sebelumnya belum disepakati dalam rapat tersebut kini telah ditetapkan. Di antaranya arena utama pelaksanaan, maskot, logo, serta tema MTQ.
“Sudah kita sepakati hal-hal penting yang selama ini belum mencapai kata sepakat. Misalnya, arena utama atau tempat pelaksanaannya di mana. Kemudian maskot, logo MTQ seperti apa, dan tema MTQ seperti apa. Itu sekarang sudah kita sepakati semua,” jelasnya.
Untuk arena utama, Sunggono menyebut lokasi yang disepakati sementara berada di halaman Kantor Bupati Kukar. Penataan lokasi nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan pelaksanaan kegiatan.
“Kalau sementara ini yang kita sepakati di halaman Kantor Bupati Kukar. Mungkin pengaturan seperti 17-an gitu lah,” katanya.
Sementara itu, terkait maskot MTQ, Sunggono belum bersedia mengungkapkannya. Ia menyebut maskot tersebut masih menjadi bagian dari kejutan panitia.
“Maskotnya rahasia dong, enggak boleh disampaikan sekali. Tapi insyaallah sangat-sangat menarik,” ujarnya.
Sunggono menambahkan, MTQ Kaltim ke-46 dijadwalkan berlangsung selama sekitar satu pekan, yakni pada 3 hingga 10 Desember 2026.
Dari sisi persiapan peserta, Kukar juga telah melakukan sejumlah tahapan sejak awal 2026. Seleksi terbatas terhadap peserta yang mengikuti MTQ tingkat kabupaten tahun sebelumnya telah dilakukan pada Januari.
Selain itu, peserta hasil MTQ tingkat kecamatan juga disiapkan untuk mengikuti pemusatan pelatihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi MTQ tingkat provinsi.
“Kemudian sudah kita mulai sejak awal tahun 2026. Di bulan Januari, kita sudah melaksanakan seleksi terbatas kepada peserta MTQ yang ikut kabupaten tahun lalu. Kemudian ada lagi MTQ tingkat kecamatan dan peserta atau juara-juaranya kita ikutsertakan lagi di pemusatan pelatihan,” ungkapnya.
Menurut Sunggono, persiapan peserta dilakukan melalui beberapa tahapan, baik secara mandiri maupun melalui pelatihan terpusat.
“Jadi ada beberapa tahapan yang sudah kita laksanakan, baik yang sifatnya mandiri maupun pelatihan terpusat,” tambahnya.
Ia menargetkan seluruh persiapan teknis, fisik, serta kebutuhan masing-masing bidang kepanitiaan dapat dirampungkan paling lambat 1 Oktober 2026.
“Jadi tadi sudah saya sampaikan kepada teman-teman, insyaallah paling lambat 1 Oktober ini persiapan teknis, persiapan fisik, dan kegiatan yang harus kita laksanakan sudah siap. Teman-teman yang membawahi masing-masing bidang terlebih dahulu sudah siap untuk itu,” tegasnya.
Untuk target prestasi, Sunggono berharap kafilah Kukar dapat meraih hasil terbaik dengan menargetkan juara umum. Ia menyebut seluruh cabang akan diikuti Kukar dengan jumlah sekitar 50 cabang.
“Juara Umum, doakan. Semua cabang kita ada. Nanti kurang lebih ada 50 cabang,” pungkasnya. (W/ADV/S)








