AdvertorialDPRD PPU

Penyediaan Air Baku di Sumber Sari: Upaya Mengatasi Kemiskinan Ekstrem di PPU

wartapedia.co.id, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya mengatasi masalah kemiskinan ekstrem yang masih membelenggu sejumlah warganya. Salah satu langkah konkret yang sedang diambil adalah pembangunan penyediaan air baku di Sumber Sari.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, Syahrudin M Noor, menyoroti pentingnya inisiatif ini dan bagaimana hal tersebut dapat berdampak positif terhadap kondisi masyarakat.

Syahrudin M Noor menyatakan bahwa masalah kemiskinan ekstrem di PPU sebagian besar dipengaruhi oleh kebijakan dari pemerintah pusat yang cenderung tidak membedakan antara warga yang benar-benar membutuhkan dan yang tidak.

“Jadi saya kira relevan saja, karena kalau yang saya lihat yang menciptakan kemiskinan ekstrem ini kan yah dari pemerintah pusat juga karena masyarakat ini kan selalu dikasi PKH dan BLT mau dia kaya ataupun miskin,” ujarnya.

Pernyataan ini menyoroti perlunya kebijakan yang lebih tepat sasaran dalam mengatasi kemiskinan di PPU.

Lebih lanjut, Syahrudin menekankan bahwa solusi jangka pendek untuk masalah kemiskinan ini adalah dengan memastikan ketersediaan air bersih melalui pembangunan sumur pompa dalam.

“Jadi terkait dengan penyelesaian masalah pompa sumur dalam itu memang program jangka pendek, jangka panjangnya itu kita akan membangun bendung regulator telake,” jelasnya.

Ia percaya bahwa langkah ini dapat memberikan solusi sementara yang efektif sambil menunggu proyek jangka panjang yang lebih besar. Dalam konteks ini, Syahrudin menekankan bahwa perhatian khusus harus diberikan pada relevansi kebijakan ini terhadap kemiskinan ekstrem.

Penyediaan air bersih tidak hanya berdampak langsung pada kesehatan masyarakat tetapi juga pada kemampuan mereka untuk bekerja dan mengurangi kemiskinan. Menurutnya, dengan inisiatif ini, pemerintah daerah dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat PPU.

Sebagai penutup, Syahrudin Noor menyatakan harapannya bahwa dengan pembangunan infrastruktur dasar seperti sumur pompa dalam dan bendung regulator telake, masyarakat PPU dapat memiliki akses yang lebih baik terhadap air bersih.

Ia yakin bahwa upaya ini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat, terutama dalam mengatasi masalah kemiskinan ekstrem. (W/Adv/I)