wartapedia.co.id, SAMARINDA — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur terus mengupayakan pemerataan pelatihan pengembangan kapasitas pemuda di seluruh wilayah provinsi.
Melalui Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda, Rusmulyadi, Dispora menyatakan bahwa hingga kini masih ada puluhan kecamatan yang belum tersentuh program pelatihan.
“Kaltim memiliki sekitar 105 kecamatan, namun tersisa 84 kecamatan yang belum tersentuh pelatihan,” ujar Rusmulyadi. Senin (02/06/2025)
Untuk itu, pihaknya secara bertahap menghimpun informasi dari lapangan guna mengetahui kebutuhan spesifik pemuda di setiap daerah. “Kami menghimpun informasi lebih dulu untuk mencari tahu kebutuhan pemuda di sebuah daerah,” lanjutnya.
Tahun ini, Dispora Kaltim menargetkan pelatihan bisa menyasar sekitar 43 kecamatan. Sementara sisanya direncanakan akan dilaksanakan melalui anggaran perubahan. “Tahun ini mungkin bisa 43 kecamatan. Mungkin sisanya akan dilaksanakan saat APBD perubahan,” urainya.
Salah satu contoh pelaksanaan pelatihan berbasis kebutuhan lokal adalah saat Dispora menggelar pelatihan menjahit di Kelurahan Loa Ipuh. Sebelum pelaksanaan, tim Dispora melakukan konsultasi dengan pihak kelurahan setempat untuk memastikan pelatihan yang diberikan sesuai dengan minat dan potensi masyarakat.
“Waktu kami menggelar pelatihan menjahit di Loa Ipuh, kami lebih dulu berkonsultasi dengan kelurahan setempat,” jelas Rusmulyadi.
Menariknya, dalam pelatihan tersebut, Dispora juga menghadirkan sosok inspiratif muda bernama Alda sebagai narasumber. “Pemilihan Alda waktu itu dilakukan agar peserta yang juga merupakan pemuda dapat terinspirasi dengan kesuksesan yang dialami sebayanya,” imbuhnya.
Dengan pendekatan yang adaptif dan berbasis kebutuhan lokal ini, Dispora Kaltim berharap dapat menciptakan pemuda yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki semangat dan inspirasi untuk berkembang di daerahnya masing-masing. (W/ADV/Ra)




