wartapedia.co.id, Penajam – Dorongan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) kembali disuarakan Wakil Ketua II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Andi Muhammad Yusuf. Menurutnya, pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bukan hanya menghadirkan peluang ekonomi besar, tetapi sekaligus memicu persaingan tenaga kerja yang semakin ketat di wilayah PPU.
Andi menilai bahwa masyarakat lokal harus benar-benar disiapkan agar tidak kalah bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah yang datang dengan kualifikasi lebih tinggi dan pengalaman lebih banyak.
Jika langkah peningkatan SDM tidak dilakukan secara serius dan terstruktur, ia khawatir warga PPU hanya akan menjadi penonton dalam geliat pertumbuhan ekonomi yang seharusnya dapat dinikmati bersama.
“Apalagi persaingan SDM semakin berat dengan kehadiran Ibu Kota Negara Nusantara,” ujarnya.
Dalam pandangannya, transformasi kawasan IKN akan menarik masuk ribuan tenaga kerja baru dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka umumnya membawa sertifikasi kompetensi, pengalaman industri, dan pendidikan yang lebih lengkap.
Situasi ini, kata Andi, harus menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk bergerak cepat meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat lokal.
Ia menegaskan bahwa peningkatan SDM bukan lagi program tambahan, melainkan kebutuhan mendesak yang menentukan posisi PPU dalam arus perubahan ekonomi dan pembangunan regional.
“Karena itu kami mendorong percepatan peningkatan SDM, agar masyarakat PPU siap bersaing dengan tenaga kerja dari luar,” lanjutnya.
Andi menilai bahwa strategi peningkatan SDM harus mencakup beberapa langkah kunci: memperbanyak pelatihan berbasis kompetensi, memperkuat peran Balai Latihan Kerja (BLK), meningkatkan akses pendidikan formal dan nonformal, serta memperluas program sertifikasi tenaga kerja di sektor-sektor yang paling dibutuhkan. (W/ADV/SR)




