wartapedia.co.id, PENAJAM – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, Abd Rahman Wahid, mengangkat isu pentingnya menjaga kearsipan yang bersifat sejarah dan penting di wilayah Benuo Taka.
Abd Rahman Wahid menekankan perlunya perlindungan dan pemeliharaan dokumen-dokumen bersejarah dan penting sebagai bagian integral dari warisan budaya dan identitas daerah.
Menurut Abd Rahman Wahid, kearsipan yang bersifat sejarah dan penting memegang peranan krusial dalam memahami dan mengenang perjalanan sejarah serta perkembangan daerah tersebut.
“Dokumen-dokumen bersejarah seperti keputusan-keputusan penting, catatan-catatan peristiwa, dan dokumentasi pembangunan merupakan saksi bisu dari perjalanan panjang dan prestasi masyarakat PPU,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Abd Rahman Wahid juga menyoroti pentingnya kearsipan bersejarah dalam mendukung proses pembelajaran dan penelitian di kalangan generasi muda dan akademisi.
“Dokumen-dokumen bersejarah tidak hanya menjadi referensi penting bagi penelitian sejarah dan studi lokal, tetapi juga merupakan sarana edukasi yang berharga bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai sejarah daerahnya,” tambahnya.
Namun, Abd Rahman Wahid juga mengakui bahwa tantangan besar dihadapi dalam menjaga dan mengelola kearsipan yang bersifat sejarah dan penting. Salah satu tantangannya adalah pemeliharaan fisik dokumen-dokumen tersebut, mengingat paparan terhadap lingkungan dan usia dokumen dapat mengancam kelestariannya.
“Kami perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk mengamankan, merestorasi, dan melestarikan dokumen-dokumen bersejarah ini agar tetap dapat diakses dan dinikmati oleh generasi mendatang,” paparnya.
Dalam konteks ini, Abd Rahman Wahid menyuarakan perlunya dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat umum, dalam menjaga kearsipan yang bersifat sejarah dan penting.
“Ini adalah tanggung jawab bersama kita semua untuk menjaga warisan budaya dan sejarah daerah kita, serta memastikan bahwa generasi mendatang dapat memetik manfaat dari pengetahuan dan inspirasi yang dapat diperoleh dari dokumen-dokumen bersejarah ini,” tandasnya. (W/Adv/I)




