wartapedia.co.id, SAMARINDA – Maraknya parkir liar yang belum terkendali dan mengambil keuntungan secara pribadi membuat Anggota DPRD Samarinda, Anhar geram.
Pasalnya, parkir merupakan salah satu sektor yang memiliki sumber pendapatan yang cukup fantastis apabila dapat dikelola dengan baik. Namun, jika tidak dikelola tentu akan mengganggu lalu lintas dan tidak ada kontribusi ke kas daerah.
Meskipun, Anhar menilai bahwa aktivitas parkir liar ini merupakan kegiatan yang saling menguntungkan. Bahkan dia beranggapan jika semua parkir yang ada sebagian besar telah dikoordinir, hanya saja tidak masuk dalam kendali Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
“Seharusnya kalau pemerintah itu respek dan jeli, ini kan sebenarnya bisa menjadi sumber pendapatan, bagaimana sekiranya mengadakan itu, memang agak rumit, tapi kan kalau punya komitmen dan dapat dikordinir pastinya akan tertata semua,” ucap Anhar, Selasa (26/3/2024).
Ia menduga ada seseorang yang memonopoli lahan parkir di Samarinda demi mencari keuntungan pribadi. Sehingga Anhar mendorong kepada Dinas Perhubungan (Dishub) untuk tegas melakukan penertiban agar tidak ada lagi oknum yang mencari keuntungan probadi dengan cara yang melanggar hukum.
“Karena begini, orang mau memarkir sembarangan itu karena ada tempat dan ada yang mengkordinir, tidak mungkin parkir motor disitu tidak ada petugasnya, entah itu petugasnya resmi atau tidak resmi yang jelas motornya aman, itu dulu,” tegasnya
Baginya harus ada biaya retribusi yang masuk ke dalam kas daerah dari sektor parkir tersebut dan ia berharap pemerintah tidak tinggal diam melihat adanya peluang pendapatan daerah yang dimonopoli oleh oknum.
“Nah itu yang harus di cari penyelesaiannya, jangan sampai ada pembiaran itu, karena itu tadi ada hal yang saling menguntungkan dengan pihak-pihak tertentu,” tutupnya. (W/Adv/RK)




