AdvertorialDPRD Samarinda

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Kondisi Sarpras Pendidikan

wartapedia.co.id, SAMARINDA – Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Muhammad Novan Syahroni, menyoroti kondisi sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan di Kota Tepian. Ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam meningkatkan fasilitas pendidikan.

“Alokasi 20 persen anggaran pendidikan hanya bisa digunakan untuk beberapa infrastruktur, seperti pembangunan sekolah terpadu dan renovasi besar-besaran pada beberapa sekolah,” ujarnya. Sabtu (02/03/2025)

Novan menjelaskan bahwa pembangunan sekolah terpadu membutuhkan anggaran yang besar karena harus mencakup berbagai aspek, mulai dari interior hingga sarana penunjang lainnya.

“Untuk sekolah terpadu, anggarannya masih cukup besar karena harus menyelesaikan semua aspek, mulai dari interior hingga sarpras penunjang lainnya,” tambahnya.

Salah satu sekolah yang mendapat perhatian khusus adalah SMPN 4 Samarinda, yang bangunannya telah berusia lebih dari 30 tahun. Menurut Novan, kondisi keamanan sekolah tersebut perlu diperiksa lebih lanjut untuk memastikan kelayakannya.

“SMPN 4 Samarinda bangunannya sudah berusia 30 tahun, jadi perlu diperhatikan. Kita tidak tahu bagaimana kondisi keamanannya saat ini,” katanya.

Ia juga menyoroti kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan, seperti plafon bocor dan infrastruktur yang tidak layak. Menurutnya, perbaikan sarana pendidikan harus menjadi prioritas pemerintah agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan nyaman dan aman.

“Bangunan yang sudah tidak layak, seperti plafon bocor dan kerusakan lainnya, sangat memprihatinkan. Harapannya, pemerintah bisa segera memperbaikinya secara bertahap,” pungkasnya.

DPRD Samarinda berkomitmen untuk terus mengawal dan mendorong peningkatan fasilitas pendidikan agar mutu pembelajaran di kota ini semakin baik. (W/ADV/Rangga)