wartapedia.co.id, Kutai Kartanegara – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Herry Asdar menyoroti masih belum meratanya akses pendidikan di beberapa wilayah, khususnya di daerah pesisir Kecamatan Anggana.
“Masih banyak daerah atau desa di Dapil III yang belum tersentuh maksimal di bidang pendidikan. Contohnya di Anggana ada tiga desa di laut yang kesulitan mengakses pendidikan lanjutan,” ujar Herry.
Ia menjelaskan, akses menuju sekolah menengah cukup jauh karena harus menempuh perjalanan ke kawasan Sungai Meriam, yang menjadi tantangan tersendiri bagi anak-anak di desa pesisir.
“Kami sudah mengajukan permohonan ke dinas terkait, baik di kabupaten maupun ke provinsi untuk pembangunan SMP atau SMA di sana,” tambahnya.
Menurut politikus muda Golkar ini, perhatian awal yang paling mendesak adalah pemenuhan fasilitas pendidikan dasar, mengingat masih ada bangunan sekolah yang belum layak digunakan.
“Setidaknya saat ini yang diupayakan dulu adalah fasilitasnya. Karena ada sekolah yang kondisi bangunannya juga masih kurang memadai,” tegasnya.
Herry berharap pemerintah daerah dan provinsi dapat merespons usulan ini sebagai bagian dari upaya pemerataan pendidikan di seluruh wilayah Kukar, termasuk daerah pesisir dan terpencil.
“Kalau kita bicara pembangunan sumber daya manusia, maka pemerataan fasilitas pendidikan itu harus jadi prioritas, termasuk di desa-desa terpencil,” timpalnya. (W/ADV/JS)




