wartapedia.co.id, Penajam – Sejumlah kegiatan pembangunan yang masih tertunda menjadi perhatian DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Anggota DPRD PPU, Jhon Kenedy, meminta pemerintah daerah tidak membiarkan berbagai proyek tersebut terus menggantung tanpa kejelasan penyelesaian.
Menurutnya, keberadaan proyek yang belum selesai berpotensi menghambat percepatan pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap berbagai kegiatan yang tertunda untuk mengetahui persoalan yang menjadi penyebabnya.
“Saya juga mengharapkan agar banyak kegiatan yang tertunda di PPU, yang seolah-olah mangkrak, dapat diselesaikan,” ujarnya.
Salah satu proyek yang menjadi sorotan adalah pembangunan coastal road. Infrastruktur jalan pesisir tersebut telah terkatung-katung selama hampir dua dekade dan hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah pembangunan di PPU.
Jhon Kenedy menilai kondisi tersebut perlu segera dicarikan solusi. Terlebih, coastal road dinilai memiliki nilai strategis untuk memperluas akses sekaligus membuka peluang pembangunan di sejumlah kawasan.
Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan proyek tersebut akan memberikan dampak yang lebih luas dibandingkan sekadar tersedianya ruas jalan. Infrastruktur itu dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan kawasan baru di sepanjang jalur pesisir.
“Penyelesaian proyek ini akan mengakibatkan perluasan pembangunan di wilayah kita. Begitu juga dengan peningkatan aksesibilitasnya, pasti akan mendorong pembangunan di sekitar area tersebut,” katanya.
Ia berharap pemerintah dapat memetakan kembali seluruh proyek pembangunan yang masih tertunda, termasuk melihat aspek pembiayaan, perizinan, perencanaan maupun persoalan teknis yang mungkin menjadi hambatan.
Jhon Kenedy juga mengingatkan agar pembangunan PPU ke depan tidak hanya berorientasi pada pembangunan di satu titik. Menurutnya, diperlukan pembukaan akses dan kawasan baru sehingga pertumbuhan ekonomi dapat tersebar lebih merata.
Momentum perkembangan IKN, kata dia, seharusnya menjadi kesempatan bagi PPU untuk memperkuat infrastruktur dan memperluas konektivitas antarkawasan. Ia pun berharap kepemimpinan Bupati PPU Mudyat Noor periode 2025-2030 dapat memberikan perhatian terhadap proyek-proyek lama yang belum terselesaikan.
“Yang paling penting bagaimana kegiatan yang sudah direncanakan dan tertunda bisa kembali berjalan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (W/ADV/R)




