wartapedia.co.id, SAMARINDA – Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, tidak menampik adanya persoalan koordinasi dalam proses seleksi yang belakangan menjadi sorotan. Ia mengungkapkan bahwa salah satu fraksi, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), tidak dapat terlibat secara optimal dalam proses tersebut.
Menurut Hasanuddin, kondisi tersebut terjadi karena Ketua Komisi I DPRD Kaltim yang berasal dari Fraksi PKB sudah hampir lima bulan tidak dapat menjalankan tugas secara aktif akibat sakit.
“Ketua Komisi 1 sudah hampir lima bulan tidak bisa hadir karena sakit. Jadi saat proses seleksi berlangsung, PKB tidak memiliki keterwakilan,” ujar Hasanuddin. Selasa (25/11/2025)
Ia menjelaskan, situasi tersebut berdampak pada jalannya koordinasi di internal komisi, terutama dalam proses seleksi yang membutuhkan keterlibatan seluruh unsur fraksi agar berjalan ideal dan proporsional.
Meski demikian, Hasanuddin membuka ruang untuk melakukan evaluasi apabila secara aturan dimungkinkan. Ia menyebut permintaan dari PKB untuk peninjauan ulang akan dibahas terlebih dahulu di tingkat Komisi I.
“Kalau memang secara aturan memungkinkan untuk diperbaiki atau ditinjau ulang sesuai permintaan PKB, kita akan bahas dulu di Komisi 1,” jelasnya.
Hasanuddin menegaskan, DPRD Kaltim tetap berkomitmen menjaga proses seleksi agar berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, serta memastikan seluruh fraksi mendapatkan ruang partisipasi yang adil.
Ia berharap ke depan koordinasi antar alat kelengkapan dewan dapat berjalan lebih baik, sehingga setiap proses pengambilan keputusan di DPRD Kaltim dapat berlangsung transparan dan akuntabel. (W/ADV/SR)




