wartapedia.co.id, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dinilai mulai menunjukkan keseriusan dalam membenahi sektor pariwisata daerah.
Hal tersebut terlihat dari upaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU dalam mengembangkan ekowisata mangrove yang berada di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Penajam.
Anggota DPRD PPU, Mahyuddin, mengapresiasi langkah tersebut. Ia menilai pembenahan destinasi wisata menjadi penting karena PPU masih memiliki keterbatasan dalam jumlah maupun pengembangan objek wisata.
Salah satu dukungan yang diberikan pemerintah melalui anggaran hibah untuk ekowisata mangrove Kampung Baru dengan nilai sebesar Rp140 juta.
Mahyuddin mengatakan dukungan anggaran tersebut menunjukkan adanya perhatian pemerintah terhadap sektor pariwisata yang selama ini dinilai masih perlu terus dikembangkan.
“Memang objek wisata kita saat ini masih terbilang agak kurang, namun dengan adanya pembenahan itu berarti pemerintah benar-benar serius untuk meningkatkan tempat wisata yang ada,” katanya.
Ia menilai pengembangan destinasi wisata juga memiliki manfaat lebih luas karena sektor pariwisata dapat menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) apabila dikelola secara optimal.
Tidak hanya bagi pemerintah, perkembangan objek wisata juga dapat memberikan efek positif terhadap masyarakat yang berada di sekitar kawasan melalui munculnya berbagai kegiatan ekonomi.
Mahyuddin berharap dukungan terhadap pengembangan destinasi wisata terus dilakukan, sehingga ekowisata mangrove Kampung Baru dapat menjadi salah satu potensi wisata yang mampu mengangkat sektor pariwisata sekaligus perekonomian PPU.
“Kami berharap ekowisata mangrove Kampung Baru terus dikembangkan agar menjadi salah satu potensi wisata dan ekonomi unggulan PPU,” terangnya. (W/ADV/R)




