wartapedia.co.id , PPU – Besarnya anggaran yang telah digelontorkan untuk pembangunan jalan pesisir Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi perhatian Ketua DPRD PPU, Raup Muin.
Ia menilai pembangunan infrastruktur yang telah menyerap anggaran hingga ratusan miliar rupiah tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, proyek tidak boleh berhenti hanya pada pembangunan fisik tanpa kejelasan penyelesaian dan pemanfaatannya.
“Kalau tidak dimanfaatkan dari sisi wisata dan akses itu akan sia-sia pembangunannya, apalagi sudah memakan biaya yang cukup besar,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan jalan pantai telah berlangsung selama puluhan tahun dan hingga kini masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satu persoalan yang masih muncul adalah terkait konservasi lahan dan persetujuan dengan pemilik lahan.
Raup menilai persoalan tersebut semestinya tidak terus dijadikan alasan untuk menunda penyelesaian pembangunan. Pemerintah bersama pihak terkait dinilai perlu melakukan komunikasi secara langsung agar persoalan lahan dapat segera menemukan titik penyelesaian.
“Jangan selalu menjadikan izin lahan itu sebagai alasan. Kalau hanya izin lahan bisa tinggal dibicarakan dan diselesaikan,” tegasnya.
Politisi Partai Gerindra tersebut mengingatkan, semakin lama proyek tidak diselesaikan, semakin besar pula risiko anggaran yang telah dikeluarkan tidak memberikan manfaat optimal. Terlebih, sejumlah ruas jalan yang telah dibangun justru mulai kembali mengalami kerusakan.
Kondisi tersebut menurutnya menjadi persoalan serius dalam pengelolaan pembangunan daerah. Infrastruktur yang belum sepenuhnya dimanfaatkan tetapi sudah mengalami kerusakan berpotensi menambah kebutuhan anggaran untuk pemeliharaan maupun perbaikan.
“Belum juga dimanfaatkan sudah rusak kembali, kalau begitu kan sangat mempermalukan biaya yang sudah dikeluarkan,” ucapnya. (W/ADV/R)




