wartapedia.co.id, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) berencana akan melakukan normalisasi Sungai Mahakam sebagai upaya mengatasi banjir yang ada di Kota Samarinda.
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi mengatakan bahwa langkah tersebut dinilai sangat konkret mengingat normalisasi menjadi kebijakan m jangka panjang yang mendesak dan bukan hanya sekadar janji saja.
Subandi mengaku getol menyuarakan penanganan banjir yang ada di Kota Samarinda, terlebih dengan ada wacana normalisasi Mahakam tentu membutuhkan biaya yang sangat besar.
“Sentimen terkait Mahakam ini luar biasa. Memang dibutuhkan dana yang tidak sedikit untuk pengerukan dan normalisasi sungai,” ujarnya, Senin (19/5/2024).
Bahkan jika anggarannya mencapai satu triliun rupiah pun, ia mengaku belum cukup untuk menormalisasi Sungai Mahakam. Pasalnya, ada banyak proses yang akan dilalui, mulai dari proses pengerukan, pengelolaan sedimen, dan pengurangan kontaminasi lumpur membutuhkan biaya yang sangat tinggi.
“Kalau kita terus-terusan menumpuk sedimentasi maka ini akan menjadi bom waktu dan banjir akan terus menghantui Samarinda,” tegasnya.
Ia pun menjelaskan kondisi Kota Samarinda yang setiap hujan turun sedikit saja, jalanan langsung tergenang.
“Itu menunjukkan daya tampung sungai sudah sangat rendah. Karena itu, upaya normalisasi ini adalah langkah yang sangat tepat dan harus segera dimulai,” pungkasnya. (W/ADV/SR).




