AdvertorialDPRD KALTIM

Penurunan Stunting di Kaltim: Komitmen Pemerintah dan Peran Krusial 1.000 Hari Pertama

wartapedia.co.id, SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, menyoroti angkat stunting di Kalimantan Timur yang menunjukan penurunan signifikan. Penurunan ini mencerminkan komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam menekan kasus gizi buruk pada anak.

Andi Satya menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai kunci keberhasilan ini. Ia menjelaskan bahwa program pencegahan stunting telah menjadi agenda prioritas di berbagai tingkatan pemerintahan.

“Stunting bukan lagi isu baru yang asing di masyarakat. Saat ini, semua lapisan masyarakat sudah mengenal stunting dan pemerintah pun menjalankan berbagai program untuk menekan angka stunting,” ujar Andi Satya.

Andi Satya juga menekankan bahwa upaya penanggulangan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan. Ia menyebut periode 1.000 hari pertama kehidupan mulai dari kehamilan hingga anak berusia dua tahun sebagai fase paling krusial untuk pencegahan stunting.

“Kalau sudah lewat masa itu, pemberian gizi tambahan tidak akan memberikan manfaat optimal,” jelasnya.

DPRD Kaltim bersama pemerintah provinsi dan kota/kabupaten disebutnya telah aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi yang cukup selama masa kehamilan dan awal kehidupan anak.

“Tentu kita berharap program ini berjalan optimal sehingga angka stunting dapat terus menurun dan Indonesia mencapai target kesehatan yang diharapkan,” pungkasnya. (W/ADV/SR)