wartapedia.co.id, Kutai Kartanegara – Dalam rangkaian reses masa sidang tahun 2025, Anggota DPRD Kutai Kartanegara dari Daerah Pemilihan I, Akhmad Akbar Haka Saputra, menyerap aspirasi masyarakat Kelurahan Loa Tebu.
Pertemuan ini, dihadiri oleh perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, dan sejumlah warga yang menyampaikan beragam keluhan, dengan fokus utama pada infrastruktur jalan dan penerangan.
Salah satu permasalahan yang mengemuka adalah kondisi jalan di kawasan Rias dan Bengkinang yang berada di ujung kelurahan.
Warga mengeluhkan akses tersebut karena menjadi jalur penting namun status kepemilikannya bukan milik pemerintah daerah, melainkan perusahaan Tanoto Harun.
Akbar Haka menyampaikan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Lurah Loa Tebu dan Dinas Perhubungan untuk membicarakan solusi.
“Kita harus pastikan dulu status hukumnya. Kalau jalan itu milik perusahaan, kita tidak bisa langsung mengalokasikan dana dari APBD tanpa dasar hukum yang jelas. Jangan sampai niat memperbaiki malah melanggar aturan,” tegasnya, Selasa (12/8/2025).
Selain jalan, warga juga menyoroti minimnya penerangan jalan umum (PJU) di beberapa titik rawan. Ia mengungkapkan, lampu jalan yang terbatas tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko keamanan di malam hari.
Menurutnya, semua aspirasi yang disampaikan warga telah dicatat untuk dibahas dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kukar.
“Beberapa hari ke depan, aspirasi ini akan disatukan dengan masukan dari daerah lain, lalu dibawa ke rapat besar DPRD. Dari situ akan dipilih prioritas utama yang bisa segera direalisasikan,” timpalnya.
Kegiatan reses DPRD Kukar kali ini diikuti oleh 45 anggota dewan yang terjun langsung ke daerah pemilihan masing-masing pada 4-8 Agustus 2025. (W/ADV/JS)




