AdvertorialDPRD PPU

DPRD PPU Minta Insentif Tenaga Medis Didekatkan

wartapedia.co.id, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diminta meningkatkan insentif bagi tenaga medis dan dokter agar mampu bersaing dalam mempertahankan SDM kesehatan.

Ketua Komisi II DPRD PPU, Thohiron, mengatakan besaran insentif menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan pemerintah daerah di tengah persoalan kekurangan tenaga kesehatan.

Menurutnya, tenaga medis dan dokter memiliki keahlian khusus sehingga penghargaan terhadap profesi tersebut perlu disesuaikan dengan kompetensi yang dimiliki.

“Saya pikir, insentif ini yang perlu ditambah sehingga nanti betah untuk tinggal di PPU,” jelasnya.

Ia mengakui PPU tidak harus memberikan insentif dengan nilai yang sama seperti daerah perkotaan, termasuk Balikpapan. Namun, selisih yang terlalu jauh dapat menjadi salah satu pertimbangan tenaga kesehatan dalam memilih tempat bertugas.

“Tidak harus sama dengan Balikpapan, paling tidak mendekati, sehingga orang bisa betah di PPU,” tambahnya.

Thohiron menilai pemerintah daerah perlu memiliki strategi khusus untuk membuat tenaga kesehatan mau tinggal dan berkarya di PPU.

Hal itu penting karena persoalan SDM kesehatan bukan hanya tentang jumlah dokter atau tenaga medis yang tersedia, tetapi juga keberlanjutan mereka dalam memberikan pelayanan.

Apabila tenaga kesehatan tidak bertahan lama, pemerintah akan kembali menghadapi kebutuhan untuk mencari dan menempatkan tenaga baru. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi kesinambungan pelayanan kepada masyarakat.

Peningkatan insentif perlu dipertimbangkan sebagai salah satu bentuk investasi pemerintah daerah terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, tenaga medis dengan keahlian khusus memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat.

“Yang menjadi masalah kita kan insentifnya tidak diberikan maksimal, sementara mereka kalau kita berbicara tenaga medis atau dokter kan punya keahlian khusus, skill mereka itu harus dinilai lebih,” ujarnya. (W/ADV/R)