wartapedia.co.id, Samarinda – Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik hadir pada kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas aparatur Pemerintah Desa dan Pengurus Kelembagaan Desa melalui Program P3PD 2023.
Pada kesempatan tersebut, Ia mengajak para aparatur desa dan pengurus lembaga untuk memahami pentingnya digitalisasi dalam penyediaan data desa, terutama di daerah yang infrastrukturnya masih perlu pengembangan.
Hal ini mendapat dukungan dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Sigit Wibowo, untuk pemerintah dalam melakukan percepatan digitalisasi di desa-desa.
“Ini penting bagi kita, juga bagi Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) untuk mempercepat program digitalisasi di daerah pedesaan,” kata Sigit sapaan akrabnya, Minggu (29/10/2023).
Sementara itu, hambatan yang masih dialami dari pemerataan program digitalisasi adalah soal jaringan internet. Para penyedia layanan telekomunikasi kesulitan berinvestasi sampai pelosok desa, disebabkan jaraknya yang jauh dan jumlah pengguna layanan yang masih minim.
Lebih lanjut, Ia menyebutkan biaya investasi internet di desa sangat besar, tidak sebanding dengan jumlah pengguna.
“Saat ini kita kan terbantu oleh provider swasta seperti telkomsel, artinya jika kementerian komunikasi membuka peluang dan perizinan, pasti kita terbantu,” ucapnya.
Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Kaltim itu juga berharap agar Pemprov Kaltim serius dalam menangani persoalan jaringan telekomunikasi di wilayah desa yang sulit terjangkau. Sehingga, kita tidak tertinggal dengan masyarakat yang ada di provinsi lainnya. (W/Adv/I)




