AdvertorialDPRD Balikpapan

Anggaran Pembangunan Kembali Pasar Diakomodasi dalam APBD Perubahan, Yono Suherman: Sudah Dihitung PU

wartapedia.co.id, BALIKPAPAN – Rencana pembangunan kembali pasar di Kota Balikpapan mulai mendapat kepastian dari sisi penganggaran. Usulan pembangunan yang ditujukan untuk mengakomodasi seluruh pedagang tersebut telah melalui proses analisis dan perhitungan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, mengatakan bahwa usulan pembangunan tersebut telah dibahas dengan mempertimbangkan kebutuhan para pedagang yang nantinya akan menempati lokasi pasar.

Menurutnya, perhitungan anggaran telah dilakukan oleh Dinas PU untuk memastikan kebutuhan pembangunan dapat mengakomodasi seluruh pedagang. Hasil perhitungan tersebut juga telah dikoordinasikan dengan dinas yang menangani urusan pasar.

“Usulannya sudah dianalisis dan dihitung untuk mengakomodasi semua pedagang. Angkanya juga sudah dikeluarkan dari Dinas PU dan sudah dikoordinasikan dengan dinas yang menangani pasar,” ujarnya.

Yono menjelaskan, pembahasan terkait rencana pembangunan tersebut juga telah dilakukan melalui Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Dari hasil pembahasan tersebut, anggaran untuk mendukung rencana pembangunan kembali pasar telah dimasukkan dalam anggaran perubahan. Dengan demikian, kebutuhan anggaran yang telah dihitung oleh Dinas PU sudah menjadi bagian dari pembahasan penganggaran daerah.

“Hasil rapat Banggar dengan TAPD, penganggaran di anggaran perubahan itu sudah dimasukkan. Artinya, kita mengakomodasi sesuai dengan perhitungan dari PU,” kata Yono, Selasa (22/9/2026).

Ia menegaskan, penganggaran tersebut mengacu pada hasil perhitungan teknis yang telah disiapkan oleh Dinas PU. Hal itu dilakukan agar kebutuhan pembangunan dapat disesuaikan dengan rencana yang telah disusun.

Meski demikian, Yono mengaku belum dapat menyampaikan secara terperinci besaran anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan tersebut. Ia tidak ingin memberikan informasi nominal yang berpotensi keliru kepada masyarakat.

“Saya riilnya tidak begitu hafal nilai konkretnya. Saya takut salah ngomong kalau tidak tepat ketika menyampaikan angka,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa rencana pembangunan kembali pasar tersebut memang diarahkan untuk segera direalisasikan. Namun, masih terdapat sejumlah hal yang perlu disesuaikan, terutama berkaitan dengan regulasi dan mekanisme pengelolaan keuangan daerah.

Menurut Yono, penyesuaian regulasi keuangan menjadi salah satu tahapan yang perlu diperhatikan agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Rencananya arahnya ke sana. Cuma kita masih mengatur regulasi keuangan supaya itu bisa segera dibangun lagi dan seterusnya,” pungkasnya.

Dengan telah dimasukkannya anggaran dalam pembahasan anggaran perubahan, rencana pembangunan kembali pasar tersebut diharapkan dapat berlanjut ke tahapan berikutnya setelah seluruh mekanisme administrasi dan regulasi keuangan diselesaikan. (W/ADV/SR)