AdvertorialDiskominfo Kukar

Camat Sebulu Soroti Jalan dan Jembatan Rusak, Sejumlah Konektivitas Desa Belum Tuntas

wartapedia.co.id, Tenggarong – Sejumlah akses jalan dan jembatan penghubung antardesa di Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), masih membutuhkan penanganan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah empat hingga lima jembatan pada jalur Desa Beloro menuju Desa Tanjung Harapan yang dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian penyangga.

Camat Sebulu, Edy Fahruddin, mengatakan usulan perbaikan jembatan tersebut telah disampaikan sejak 2022. Namun, hingga kini masih diperlukan penanganan agar akses penghubung antardesa itu dapat digunakan dengan aman.

“Ada beberapa jembatan yang kondisinya perlu diperbaiki, bahkan tiang-tiangnya sudah menggantung. Kalau tidak salah, ada sekitar empat sampai lima jembatan yang membutuhkan penanganan,” ujar Edy saat diwawancarai di Gedung Bappeda Kukar, Tenggarong, Kamis (29/10/2026).

Selain jembatan, peningkatan jalan Beloro menuju Sebulu Modern juga belum sepenuhnya tuntas. Edy menyebut kondisi akses tersebut sudah mengalami perbaikan, termasuk melalui semenisasi pada sebagian badan jalan. Namun, masih terdapat sekitar 1,5 kilometer yang perlu ditingkatkan agar jalur tersebut dapat tersambung hingga Sebulu Modern.

Ia berharap peningkatan jalan itu dapat dilanjutkan secara bertahap seiring membaiknya kondisi keuangan daerah.

Menurut Edy, selama ini anggaran pembangunan kemungkinan lebih banyak terserap untuk pekerjaan jembatan sehingga peningkatan sejumlah ruas jalan belum seluruhnya terakomodasi.

Persoalan konektivitas juga ditemukan pada jalur Sebulu Ilir menuju Desa Giri Agung. Beberapa waktu lalu, pihak kecamatan meminta bantuan PT Maju Kalimantan Hadapan (MKH) untuk membuka kembali jalan yang tertutup semak belukar agar akses kedua desa tersebut dapat dilalui.

Ke depan, masih terdapat sejumlah jalur penghubung yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah. Di antaranya akses Beloro menuju Tanjung, Tanjung menuju Jambe, Jambe menuju Lekaq Kidau, serta akses menuju Desa Teratak dan Sanggulan.

Edy berharap peningkatan infrastruktur tersebut dapat dilakukan secara bertahap sehingga konektivitas antarwilayah di Kecamatan Sebulu semakin baik dan mobilitas masyarakat lebih lancar.

“Ke depan, masih ada sejumlah konektivitas wilayah yang perlu diperhatikan. Kami berharap secara bertahap akses-akses tersebut dapat ditingkatkan,” tuturnya. (W/ADV/S)