AdvertorialDPRD Balikpapan

Dorong Generasi Muda Terjun ke Dunia Pertanian Modern

wartapedia.co.id, BALIKPAPAN – Di tengah pesatnya perkembangan kota dan dominasi sektor industri serta jasa, DPRD Kota Balikpapan mulai memberi perhatian serius terhadap regenerasi petani muda. Pemerintah kota didorong untuk memperkuat program pemberdayaan petani milenial agar sektor pertanian tetap memiliki masa depan di tengah perubahan zaman.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, menilai keterlibatan generasi muda menjadi kunci penting dalam menjaga keberlangsungan sektor pangan daerah. Karena itu, menurutnya, upaya menarik minat anak muda terhadap dunia pertanian harus mulai dilakukan melalui pendekatan yang lebih modern dan inovatif.

Salah satu langkah yang dinilai penting yakni membangun kolaborasi dengan sekolah, perguruan tinggi, hingga komunitas pertanian agar generasi muda lebih mengenal potensi besar sektor tersebut.

“Kami meminta pemerintah kota memperkuat program pemberdayaan petani milenial melalui kerja sama dengan sekolah, perguruan tinggi, dan komunitas pertanian. Ini penting agar anak muda mulai melihat pertanian sebagai peluang usaha yang menjanjikan,” ujar Gasali, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan, selama ini minat generasi muda terhadap sektor pertanian masih tergolong rendah karena banyak yang menganggap pertanian identik dengan pekerjaan tradisional dan kurang menjanjikan secara ekonomi.

Padahal, menurut Gasali, perkembangan teknologi saat ini telah membuka peluang baru dalam dunia pertanian modern yang lebih efisien dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Sekarang pertanian sudah berkembang. Ada hidroponik, urban farming, sampai pemanfaatan teknologi digital yang membuat sektor ini jauh lebih menarik bagi anak muda,” katanya.

Politisi dari daerah pemilihan Balikpapan Timur itu menilai dunia pendidikan memiliki peran penting dalam mengenalkan konsep pertanian modern kepada generasi muda sejak dini.

Melalui pelatihan, praktik lapangan, dan pengembangan inovasi pertanian, siswa maupun mahasiswa dinilai dapat melihat bahwa sektor pertanian memiliki prospek usaha yang cukup besar jika dikelola secara kreatif dan profesional.

Selain itu, Gasali juga menyoroti pentingnya peran komunitas pertanian dalam membangun semangat petani milenial. Menurutnya, komunitas dapat menjadi ruang berbagi pengalaman, pelatihan, hingga pengembangan usaha bagi anak muda yang ingin terjun ke sektor pertanian.

Ia menilai anak muda saat ini sangat dekat dengan perkembangan teknologi sehingga konsep pertanian modern perlu terus diperkenalkan agar lebih mudah diterima generasi muda.

“Anak-anak muda sekarang lebih akrab dengan teknologi. Karena itu konsep pertanian modern harus terus dikenalkan supaya mereka melihat pertanian bukan sekadar pekerjaan lama, tetapi peluang usaha masa depan,” ujarnya.

Gasali berharap penguatan program petani milenial dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan regenerasi petani di Kota Balikpapan sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah di masa mendatang.

“Harapannya tentu semakin banyak generasi muda yang tertarik masuk ke sektor pertanian sehingga ketahanan pangan daerah tetap terjaga di tengah perkembangan kota yang semakin pesat,” tutupnya.(W/ADV/SR)