AdvertorialDPRD Balikpapan

Kejar Target PAD, Komisi II Agendakan Sidak THM dan Restoran

wartapedia.co.id, BALIKPAPAN – Komisi II DPRD Kota Balikpapan kembali menjadwalkan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah wajib pajak (WP), khususnya restoran, usaha kuliner skala besar, hingga tempat hiburan malam (THM).

Sidak tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya DPRD bersama Pemerintah Kota Balikpapan dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Langkah ini menjadi perhatian Komisi II seiring adanya target peningkatan PAD dari 1,5 triliun di tahun 2026 naik menjadi 1,6 triliun dengan kisaran kenaikan Rp100 miliar untuk ditahun 2027 mendatang.

Sekretaris Komisi II DPRD Balikpapan, Siswanto Budi Utomo, mengatakan sidak akan dilakukan secara bergilir di sejumlah wilayah di Balikpapan. Tim akan menyasar berbagai usaha yang memiliki potensi kontribusi terhadap penerimaan pajak daerah.

“Nanti bergilir, mungkin selatan, besok utara. Kita lagi-lagi mengejar PAD,” kata politisi Gerindra, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, optimalisasi PAD perlu dilakukan mengingat kondisi penerimaan daerah yang saat ini menghadapi tekanan. Karena itu, pengawasan terhadap wajib pajak dinilai menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk memastikan kewajiban pajak berjalan sesuai ketentuan.

Siswanto menyebut sektor hiburan malam dan usaha kuliner besar menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan sidak. Komisi II ingin melihat langsung aktivitas usaha sekaligus memastikan potensi penerimaan pajak daerah dapat tergali secara maksimal.

“Terutama di hiburan malam, terus usaha-usaha kuliner yang besar-besar. Kita sedang jadwalkan itu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan sidak akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, Komisi II masih menyusun jadwal dan menentukan lokasi yang akan menjadi sasaran pemeriksaan.

Setelah rangkaian sidak lapangan terhadap wajib pajak selesai, Komisi II juga telah menyiapkan agenda lanjutan terkait pembahasan dengan PDM.
“Setelah Komisi II selesai mengadakan sidak lapangan, terus nanti kita ke PDM. Jadwalnya itu, tapi memang belum ditentukan harinya,” pungkas Siswanto. (W/ADV/SR)