wartapedia.co.id, PENAJAM – Dengan meningkatnya intensitas hujan di wilayah Penajam Paser Utara (PPU), para petani mulai memanfaatkan kondisi ini untuk menanam padi di sawah mereka.
Wakil Ketua Komisi II DPRD PPU, Sujiati, mengungkapkan bahwa para petani kini sedang membersihkan sawah untuk penanaman padi.
“Para petani mulai membersihkan sawahnya untuk ditanami padi,” ujarnya.
Namun, Sujiati menyoroti masalah tingginya kadar asam tanah yang dapat mengurangi hasil produksi padi. “Ini ada program untuk menetralkan zat asam di lahan sawah. Kami upayakan untuk meningkatkan hasil produksi padi petani dengan melakukan penanganan zat asam sambil menunggu hujan,” jelasnya.
Menurut Sujiati, setelah kemarau panjang dan hujan turun, zat asam tanah biasanya naik. Untuk itu, pemerintah memiliki program anti asam yang didukung oleh anggaran yang telah diusulkan sebelumnya.
Selain itu, Sujiati juga memperjuangkan program pemberian pupuk yang dapat menurunkan kadar asam dalam tanah sebelum masa tanam.
“Kami juga perjuangkan pengadaan pupuk yang fungsinya bisa menetralkan asam tanah. Pupuk itu datangnya sebelum masa tanam. Ini perjuangan kami bagaimana caranya Pemkab PPU membantu peningkatan hasil produksi petani guna mendukung ketahanan pangan di PPU,” tegas politisi Partai Gerindra ini.
Menurutnya, pupuk ini harus diberikan tepat waktu sebelum masa tanam dimulai agar efektivitasnya optimal. Ini adalah bagian dari upaya DPRD untuk mendukung ketahanan pangan di PPU dengan memastikan bahwa para petani memiliki alat dan bahan yang mereka butuhkan untuk meningkatkan hasil panen. (W/Adv/I)




